




Maumere-SuaraSikka.com: Melchias Markus Mekeng, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, mengenang sekaligus memuji kepemimpinan mantan Bupati Sikka, almarhum Sosimus Mitang.
Momentum tersebut dia sampaikan saat tatap muka bersama kurang lebih 1.000 kader, simpatisan dan konstituen Partai Golkar di Kantor Yayasan Bapa Bangsa, Senin (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melchias Markus Mekeng mengaku pernah menggelontorkan dana ratusan miliar rupiah untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Sikka.
“Waktu itu saya menjabat Ketua Badan Anggaran DPR RI, dan Pa Sosi Bupati Sikka,” kenang Fungsionaris Partai Golkar itu.
Dia menerangkan Bupati Sosimus Mitang intens membangun komunikasi dengan dirinya agar mendapatkan anggaran yang direncanakan untuk membangun Jalan Lingkar Luar.
Dari hasil komunikasi tersebut, Melchias Markus Mekeng kemudian memperjuangkan anggaran sebagaimana permintaan Bupati Sosimus Mitang.
Alhasil, anggaran lebih dari Rp 200 miliar turun ke Kabupaten Sikka, dan dimanfaatkan sesuai rencana dan peruntukkan.
Melchias Markus Mekeng mengatakan pentingnya komitmen dan perjuangan untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat.
“Waktu itu semua bisa terjadi karena Bupati-nya tahu berkomunikasi dan tahu berterimakasih. Bupati Sosi itu rendah hati dan tidak sombong,” ujar dia.
Melchias Mekeng beberapa kali menyinggung pentingnya sikap tahu berterimakasih atas perjuangan politik anggaran yang telah dia lakukan.
Dia lalu memberi contoh cara sederhana sikap Bupati Lembata menyampaikan terima kasih atas perjuangan anggaran bagi daerah itu.
“Bupati Lembata bikin sederhana saja, dia tulis surat ucapan terima kasih, lalu kirim ke saya,” ujar dia.
Melchias Markus Mekeng sengaja menekankan sikap tahu berterimakasih, karena dari pengalamannya, ada pemimpin di daerah yang berperilaku tidak tahu berterimakasih atas perjuangan politik anggaran yang dilakukannya.
“Ada yang sebelum dapat, saya ini mau ke mana saja, diikuti terus. Setelah dapat bantuan, lalu hilang, potat,” sindir dia.
Sosimus Mitang menjabat sebagai Bupati Sikka untuk periodesasi 2008-2013. Mantan Kepala Perwakilan NTT di Jakarta itu meninggal dunia pada 30 Maret 2019.*** (eny)















