Miris! 7 Tahun Pelajar SDI Watuwekak Sekolah di Gedung Tidak Layak

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 Februari 2022 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 70 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana KBM SDI Watuwekak pada bangunan sekolah yang tidak layak (foto: istimewa)

Suasana KBM SDI Watuwekak pada bangunan sekolah yang tidak layak (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib miris pendidikan dialami puluhan pelajar SDI Watuwekak di Kecamatan Kewapante. Bayangkan, selama 7 tahun mereka melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada gedung sekolah yang tidak layak.

Setidaknya terdapat dua indikasi gedung sekolah itu disebut tidak layak. Atap bangunan misalnya, sudah banyak yang bolong. Belum lagi tiang penyanggah bangunan, rata-rata sudah rapuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun kondisi gedung sekolah sudah tidak layak, KBM terpaksa dilaksanakan. Praktis, KBM berjalan dalam suasana kekuatiran dan ketakutan jika sewaktu-waktu gedung sekolah itu roboh.

Guru pada SDI Watuwekak menunjukkan atap srkolah yang bolong (foto: istimewa)

Kepala SDI Watuwekak Sestarius Otravianus menyebut terdapat 4 ruangan kelas di sekolah itu. Semua ruangan kelas dalam kondisi yang tidak layak digunakan.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

“Kelas 1 paling parah. Kalau hujan, terpaksa kami pindahkan pelajar ke ruang perpustakaan,” jelas dia, Jumat (18/2).

Sementara itu Wakil Kepala SDI Watuwekak Valentinus Wotan Puka menambahkan bangunan sekolah mulai rusak sejak tahun 2015.

Dia mengakui pihak sekolah terpaksa melaksanakan KBM karena tidak ada pilihan lain lagi.

“Kalau musim angin, atap seng terangkat semua. Begitu juga kalau musim hujan, air merembes dan menggenangi ruangan kelas,” jelas dia.

Jika tiba musim hujan, para pelajar dipindahkan ke ruangan kelas lainnya, karena pertimbangan keamanan. Dia beralasan pada bangunan sekolah yang tidak layak itu terdapat instalasi listrik.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Kuatirnya ada korslet, dan ini bisa sangat membahayakan,” ungkap dia.

Atap sekolah yang bolong, ancaman KBM pada SDI Watuwekak (foto: istimewa)

Kepala SDI Watuwekak Sestarius Otravianus mengatakan sebenarnya mereka tidak pasrah saja dengan realitas ini. Pihak sekolah, kata dia, sudah berulangkali mengajukan permohonan bantuan perbaikan gedung sekolah.

“Tapi sampai sekarang belum ada perhatian,” ujar dia dengan nada kecewa.

Dia berharap pemerintah daerah setempat bisa segera intervensi memperbaiki gedung sekolah yang tidak layak tersebut demi kelancaran, keamanan, dan kenyamanan KBM.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru