Maumere-SuaraSiķka.com: Sebuah kecelakaan lalulintas (lakalantas) berujung maut, terjadi pada Kamis (24/2) malam. Peristiwa ini merenggut nyawa seorang prajurit Lanal Maumere. Sementara 1 orang prajurit Lanal Maumere lainnya sedang dalam perawatan serius.
Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga menyebutkan peristiwa lakalantas yang merenggut anggotanya, terjadi di Jalan Raya Trans Maumere-Magepanda KM 12, tepatnya di Patisomba Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat.
“Untuk sementara kejadian kecelakaan disebabkan laka tunggal, jalan gelap, licin, hujan, dan jalan mendekati jembatan yang mengecil,” terang Danlanal Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban meninggal dunia pada peristiwa ini yakni Kelasi Dua Asisten Paramedis (Kld Apm) Egy Pratama.
Sementara Kld Pom Arie Yogi mengalami luka serius pada bagian kepala dan wajah, serta luka di lengan tangan kiri. Kondisinya kritis dan belum sadarkan diri, serta masih dalam perawatan intensif di IGD RSUD TC Hillers Maumere.

Kronologi
Melalui surat resmi kepada Danlantamal VII di Kupang, Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga menguraikan kronologi lakalantas yang berujung maut.
Seusai menanam rumput di Rumah Jabatan Danlanal Maumere, sekitar pukul 18.00 Wita Egy Pratama bersama Arie Yogi menuju ke Patisomba di rumah Marcel, Phl Lanal Maumere. Keduanya mengendarai sepeda motor dinas merek Kawasaki KLX.
Pukul 19.20 keduanya meninggalkan rumah Marcel, dan hendak kembali ke Rumah Jabatan Danlanal Maumere. Namun naas, sekitar pukul 20.00, keduanya mengalami kecelakaan.
Mobil Patwal Lanal Maumere tiba di lokasi kejadian 5 menit setelah kecelakaan. Kedua korban langsung dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere.
“Egy Pratama dinyatakan meninggal oleh dokter jaga,” tutur Danlanal Maumere.
Prajurit Terbaik
Danlanal Maumere menyatakan duka yang mendalam atas meninggalnya Kld Apm Egy Pratama. Dia menyebut korban merupakan prajurit terbaik di Lanal Maumere.
“Almarhum merupakan prajurit terbaik Lanal Maumere, sebagai ksatria pemberani yang selalu mengutamakan tugas yang menjadi tanggungjawabnya, dan meletakkan semua tugasnya di atas kepentingan pribadi,” kenang Danlanal Maumere.
Rencananya, hari ini jenazah korban akan diantar Danlanal Maumere ke kampung halaman korban di Pulau Sumbawa, dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut CN-235/Patroli Maritim.*** (eny)















