
Maumere-SuaraSikka.com: Cacat sejak lahir, bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Gregorius Mayunus Bode telah membuktikannya. Ternyata dia terkenal jago menjahit.
Oris, demikian sapaannya, mengalami bisu sejak lahir. Tapi kondisi ini tidak menyurutkan semangat warga Desa Kolisia Kecamatan Magepanda itu untuk mendapatkan penghasilan yang halal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Oris memperoleh keterampilan menjahit saat mengikuti pelatihan pada BLK Kupang. Selama 5 tahun dia dibenum di tempat itu. Oris lebih memilih sekolah khusus menjahit dan designer tenun ikat.
Setelah selesai pelatihan pada BLK Kupang, pria 26 tahun ini kembali ke Kolisia. Bermodalkan sebuah mesin jahit yang sederhana, Oris mulai membuka jasa menjahit.
Pelanggannya masih terbatas pada warga sekitar. Oris berupaya memberikan pelayanan terbaik sebagaimana permintaan pelanggan.
Kurang lebih 2 bulan terakhir ini, Oris hijrah ke Sentra IKM Tenun Ikat Jata Kapa yang berlokasi di Jalan Litbang Maumere, persisnya di belakang Gedung Sikka Innovation Center (SIC).

“Saya ajak dia ke sini, dan dia tertarik sekali. Dia bilang fasilitas di sini sangat mendukung talenta yang dia miliki,” demikian keterangan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka Yoseph Benyamin, Selasa (1/3).
Baru 2 bulan, Oris sudah menerima banyak pesanan, seperti berbagai model tenun ikat, rok, blues, hingga topi. Yoseph Benyamin sendiri memesan sebuah kemeja tenun ikat.
Kendala yang dihadapi Oris sebagai seorang tunawicara yakni masalah komunikasi. Terkadang komunikasi melalui bahasa tubuh. Sering juga dengan cara menulis pada kertas atau handphone.
“Syukurnya dia bisa membaca dan menulis,” ujar Yoseph Benyamin.

Oris menjadi satu-satunya penjahit yang saat ini menjadi binaan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM. Yoseph Benyamin berupaya mencari lagi orang memiliki talenta menjahit.
Di Sentra IKM Tenun Ikat Jata Kapa tersedia 34 unit mesin jahit, ada juga mesin obres, dan meja pola. Bahkan ketersediaan bahan baku masih cukup karena selama ini tidak digunakan.*** (eny)















