Hasil Audit BPK, Rp 10 Miliar Jebol di BPBD Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Maret 2022 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 119 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Mumere-SuaraSikka.com: Hasil audit sementara BPK RI, menunjukkan dana Rp 10 miliar Tahun 2021 di BPBD Sikka diketahui jebol. Institusi ini diminta segera pertanggungjawabkan.

Ihwal temuan sementara BPK ini awalnya terungkap di Komisi 3 DPRD Sikka, Rabu (1/3), saat Rapat Dengar Pendapat bersama Forum Peduli Penanggulangan Bencana (FPPB) Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi 3 Fabianus Toa yang menyinggung hal ini. Dia menyentil ketidakhadiran BPBD Sikka saat RDP.

“Mereka ada pemeriksaan BPK. Dengar-dengarnya, ini kabar burung, ada sekitar Rp 10 miliar yang belum bisa dipertanggungjawabkan,”ungkap dia.

Rupanya informasi ini tidak sekedar kabar burung. Hasil penelusuran media ini, mengarah kepada kebenaran informasi yang disampaikan Fabianus Toa.

“Ada indikasi temuan,” demikian keterangan seorang sumber terpercaya yang meminta namanya tidak disebutkan, Jumat (4/3).

Namun sumber ini tidak menyebutkan berapa besar nominal yang jebol di BPBD Sikka. Ketika dikonfirmasi angka Rp 10 miliar sebagaimana informasi anggota Komisi 3 DPRD Sikka, sumber ini tidak mau mengungkapkannya.

BPBD Sikka diberi waktu 10 hari untuk mempertanggungjawabkan hasil audit BPK RI. Batas waktu yang ditentukan hingga 10 Maret 2022, atau tinggal 6 hari lagi.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba

Pada tempat terpisah, Kepala BPBD Sikka Yohanes Laba yang dihubungi di ruang kerjanya, Jumat (4/3), beralasan hasil audit sementara BPK RI lebih kepada masalah administrasi.

“Ya, ini pra audit. Saya sudah koordinasi dengan bendahara, bukti-buktinya ada, hanya harus dilengkapi saat verifikasi,” ujar dia.

Kepala BPBD Sikka ini tidak memberikan banyak keterangan. Dia beralasan laporan hasil audit sementara sudah berada di tangan Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera.

“Sudah disampaikan ke Sekda,” ungkap dia.

Informasi yang dihimpun media ini, BPK RI menemukan dugaan penyalahgunaan keuangan pada sejumlah item kegiatan yang bersumber dari biaya tidak terduga (BTT) dan belanja rutin pada BPBD Sikka.

Yohanes Laba yang belum menjadi Kepala BPBD Sikka mengakui lemahnya administrasi pada institusi yang dipimpinnya.

Kondisi ini memaksa dia untuk melakukan pembenahan administrasi, sekaligus berhati-hati dalam mengambil kebijakan.

Akibat temuan BPK RI, BPBD Sikka saat ini kesulitan melaksanakan program kegiatan, terutama beberapa kegiatan tanggap darurat.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia mencontohkan pekerjaan jembatan jebol di Desa Wolowiro Kecamatan Paga, dan penyelesaian masalah banjir di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat, kini dilakukan pihak ketiga.

Dua kasus bencana ini menjadi prioritas untuk segera ditangani. Pihak ketiga menyanggupi membiayai pekerjaan dengan mengeluarkan uang sendiri, yang nanti akan dibayar kemudian.

BTT Naik Drastis
Catatan media ini, APBD 2021 mengalokasikan anggaran BTT senilai
sebesar Rp 5.355.673.480. Dalam perkembangan, pos ini mengalami kenaikan drastis sebesar 247,95 persen.

Pada Perubahan APBD 2021 yang dimulai 1 Nopember 2021, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengusulkan anggaran BTT sebesar Rp 18.634.884.635,16, atau bertambah Rp 13.279.211.155,16.

Menurut pendalaman Fraksi PAN, kenaikan drastis tersebut terjadi pada tiga kali perubahan APBD yang dilakukan secara sepihak oleh pemerintah, tanpa persetujuan DPRD Sikka.

Perubahan pertama dari semula Rp 5.355.673.480 menjadi Rp 15.365.637.961,50. Kemudian perubahan kedua dari semula Rp 5.355.673.480 menjadi Rp 19.365.673.961,50, dan perubahan ketiga dari Rp 5.355.673.480 menjadi Rp 21.291.909.093,55.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru