
Maumere-SuaraSikka.com: Dua orang dokter spesialis dan 52 tenaga kesehatan di RSUD TC Hillers kini diserang Covid-19. Dikuatirkan rumah sakit milik pemerintah daerah ini bisa collaps.
“Jumlah nakes RSUD TC Hillers yg tertular Covid-19 bertambah lagi. Total per hari kemarin sebanyak 54 orang. Termasuk ada tambahan 2 dokter spesialis,” demikian informasi Asep Purnama, seorang dokter yang bertugas di RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (12/3) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis yang dihubungi Sabtu (12/3), belum memberikan keterangan. Clara Francis sedang berada di luar Kota Maumere.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Yohanes Laba yang dihubungi terpisah mengaku belum mengikuti informasi secara pasti.
“Mestinya hari ini (Sabtu, 12/3, Red) ada rapat koordinasi Satgas, antara lain membicarakan soal ini. Tapi rapat ditunda,” jelas dia.
Yohanes Laba berjanji akan segera berkoordinasi dengan Direktur RSUD TC Hillers untuk mendapatkan informasi yang pasti, sekaligus mengetahui langkah-langkah teknis yang dilakukan.
Dia mengaku prihatin dengan kondisi yang sedang terjadi di RSUD TC Hillers, karena bagaimana pun, kata dia, bisa saja berdampak kepada pelayanan medis bagi pasien.

Delta versus Omricon
Asep Purnama, dokter spesialis yang ikut menangani pasien Covid, menggambarkan pengalamannya dalam penanganan melawan virus jenis Delta dan Omicron.
Waktu Delta menyerang tahun lalu, kata dia, banyak sekali pasien yang dirawat, karena gejala sedang dan berat/kritis.
Akibatnya, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit melonjak dan melebihi kapasitas ruangan maupun jumlah nakes.
“Sehingga nakes kelelahan dan rumah sakit collaps,” ungkap dia.
Kali ini, serangan Omicron agak berbeda dengan Delta. Omicron menular begitu mudah dan cepat, namun tidak menyebabkan gejala separah Delta.
Sehingga sebagian kasus Covid-19, bisa isolasi mandiri/terpusat. Jumlah yang dirawat di rumah sakit tidak sebanyak waktu serangan Delta.
Faktor cakupan imunisasi yang lebih tinggi, juga berperan, sehingga lebih sedikit yang bergejala berat.
Tapi, penularan yang mudah dan cepat ini, menyebabkan banyak nakes yang tertular Omicron, baik di rumah sakit maupun di luar rumah sakit.
“Karena banyak nakes yang tertular dan harus isoman, maka rumah sakit collaps juga,” kata dia.
Dia mengatakan Delta menyebabkan rumah sakit collaps karena banyaknya pasien gejala sedang dan berat yang dirawat, melebihi kapasitas layanan runah sakit.
Sedangkan Omicron menyebabkan rumah sakit RS collaps karena banyaknya nakes yang tertular (gejala ringan) dan harus isoman.
“Ayo, kita keluarga besar RSUD TC Hillers, senantiasa menjaga kesehatan. Berupaya tetap sehat dan tidak tertular Covid-19, untuk diri sendiri, keluarga dan demi raga yg lain. Kita sangat dibutuhkan saat ini, sebagai pasukan melawan Covid-19. Tetap semangat. Bersama kita bisa,” ajak dia.
Sementara itu kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sikka terus meningkat dari hari ke hari. Hingga pertengahan Maret 2022 sudah menembus 700-an kasus aktif dan tersebar pada hampir semua kecamatan.
Sebanyak 6 orang dipastikan meninggal akibat terkonfirmasi positip. Rata-rata mereka berusia lanjut usia. Kasus kematian terakhir terjadi Sabtu (12/3), yang mana merenggut 3 orang sekaligus pada waktu dan tempat berbeda.*** (eny)















