BOK 2021 Belum Cair, Rumah Kepala Puskesmas Didatangi Penagih Utang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 23 Maret 2022 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 55 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDIP Stefanus Sumandi

Ketua Fraksi PDIP Stefanus Sumandi

Maumere-SuaraSikka.com: Dana bantuan operasional kesehatan (BOK) tahun 2021 senilai Rp 17 miliar lebih hingga kini belum dicairkan. Dampaknya, rumah kepala-kepala Puskesmas di Kabupaten Sikka didatangi penagih utang.

Gambaran penderitaan para tenaga kesehatan ini dideskripsikan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sikka Stefanus Sumandi saat membacakan pemandangan umum fraksi atas LKPJ TA 2021, Selasa (22/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hingga saat ini, rumah-rumah Kepala Puskesmas didatangi orang-orang yang menagih utang. Mereka berutang dengan harapan dana BOK Tahun 2021 bisa dicairkan. Namun, harapan itu pupus. Mereka memilih misi mulia dengan berutang untuk menyelamatkan setiap nyawa yang sakit,” ungkap Stef Sumandi.

Politisi asal Kecamatan Mapitara ini juga menyinggung kendala hingga dana BOK belum dicairkan.

“Terdengar kabar bahwa proses realisasi anggaran kandas di tangan Bapak Kadis Kesehatan dan Bendahara. Semoga kabar ini tidak benar,” ujar Stef Sumandi.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Terhadap kondisi ini, Fraksi PDIP menegaskan agar segera dibayarkan hak-hak para tenaga kesehatan.

Ancaman Mutasi
Stef Sumandi mengatakan paramedis, dokter, dan petugas kesehatan lainnya merupakan garda terdepan di tengah wabah Covid dan demam berdarah dengue (DBD) untuk memperjuangkan hak-hak azasi manusia.

“Mereka mengorbankan segalanya, baik jiwa maupun raga dan keluarga, hanya untuk menyelamatkan jiwa yang lain,” ujar dia.

Namun, lanjut dia, justeru jasa mereka luput dari perhatian dan keberpihakan pihak-pihak yang mengurus nasib dan kehidupan mereka.

Wakil rakyat dua periode itu lalu menggambarkan para tenaga kesehatan menangis dalam diam lantaran tidak kuasa menghadapi ancaman mutasi yang keluar dari mulut-mulut yang mentasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Sikka.

“Silent power itu mengancam akan memutasikan mereka jikalau bersuara,” singgung Stef Sumandi.

Merefleksi kasus dana BOK 2021 yang belum cair hingga kini, Stef Sumandi juga menyinggung insentif tenaga kesehatan untuk penanganan Covid 19 bulan Juli-Desember 2021, operasional Puskesmas dan honor nakes dari dana BOK, insentif jaminan persalinan untuk bidan di Puskesmas, serta insrntif nakes di RSUD TC Hillers Maumere.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

“Apakah dapat dibayarkan pada tahun 2022 ini?” tanya dia.

Dia juga menguraikan sejumlah persoalan lain yang dihadapi nakes. Misalnya, dana non kapitasi JKN tahun 2021 yang belum dibayarkan kepada Puskesmas, padahal informasi yang dihimpun bahwa dana tersebut sudah dicairkan oleh BPJS melalui rekening Dinas Kesehatan.

Selain itu, Stef Sumandi juga mengangkat persoalan dana konsumsi untuk tenaga vaksinator selama tahun 2021 yang juga belum dibayar.

Sebagaimana diketahui, para tenaga kesehatan di Kabupaten Sikka terus mempersoalkan hak mereka akan dana BOK 2021 sebesar Rp 17 miliar yang hingga kini terendap pada rekening daerah dan belum bisa dicairkan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru