

Maumere-SuaraSikka.com: Renovasi gedung Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum di Maumere Kabupaten Sikka akan dimulai Mei 2022 ini. Peletakkan batu pertama direncanakan pada Senin 2 Mei 2022.
Menurut rencana kegiatan renovasi diawali Perayaan Ekaristi yang dipimpin Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu. Perayaan Ekaristi disatukan dengan Misa hari Minggu 1 Mei 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana dimulainya renovasi gedung gereja disepakati dalam pertemuan Panitia Renovasi Pembangunan Gedung Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum, Minggu (27/3).
Pertemuan ini juga melibatkan Ketua Lingkungan dan Ketua Komunitas Basis Gerejawi (KBG) pada Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum.
Alfridus Melanus Aeng, selaku Ketua Panitia Pelaksana memimpin pertemuan ini. Pastor Paroki Santo Thomas Morus RD Lorens Noi hadir dalam pertemuan tersebut.
Renovasi gedung Gereja Centrum sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2019 lalu. Namun kegiatan ini terkendala akibat Covid. Praktis Panitia Pelaksana tidak bisa mempersiapkan seluruh hal-hal teknis terkait rencana renovasi.
Menurut Alfridus Melanus Aeng, dana kegiatan renovasi berasal dari beberapa sumber. Dia menyebut seperti partisipasi umat, bantuan Paroki Thomas Morus, sumbangan Panitia Pelaksana, dan donatur.
Dia menambahkan awalnya anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 6 miliar. Namun karena terdapat perubahan-perubahan item pekerjaan, sehingga anggaran dipastikan lebih kecil lagi.
Sementara ini, kata Alfridus Melanus Aeng yang juga anggota DPRD Sikka dari Partsi Keadilan dan Persatuan (PKP), tim sedang merancang desain perubahan, termasuk rancangan anggaran biaya.
“Nanti pada pertemuan dua minggu mendatang, kami akan sampaikan desaing dan besarnya anggaran,” ujar dia.

RD Lorens Noi mengatakan partisipasi umat merupakan sumber paling penting dan terutama pada kegiatan ini. Umat stasi melalui KBG memberikan bantuan secara sukarela.
“Kekuatan utama kita adalah partisipasi umat. Prinsipnya sukarela, memberi dengan iman,” ujar dia.

Dari 52 KBG yang terdapat pada stasi ini, sebanyak 34 KBG sudah menyatakan kesanggupan partisipasi dengan nilai yang berbeda-beda sesuai kemampuan umat.
Untuk memantapkan partisipasi umat, rencananya RD Lorens Noi bersama Panitia Pelaksana akan mendatangi KBG-KBG guna mendapatkan pemahaman yang sama terkait kegiatan renovasi.*** (eny)















