Rabies Mengancam, Anggaran Vaksin Tidak Ada

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 April 2022 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pertanian Sikka Yohanes Emil Sarriawan bersama kepala-kepala bidang pada Rapat Pansus 2 LKPJ TA 2021, Jumat (1/4)

Kadis Pertanian Sikka Yohanes Emil Sarriawan bersama kepala-kepala bidang pada Rapat Pansus 2 LKPJ TA 2021, Jumat (1/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Ancaman rabies terus menghantui warga masyarakat di Kabupaten Sikka. Anehnya, tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan vaksin.

Terungkap sudah 2 tahun terakhir ini, yakni 2021 dan 2022, tidak ada anggaran pengadaan vaksin. Akibatnya Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, tidak bisa melakukan kegiatan vaksinasi secara maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada anggaran untuk pengadaan vaksin rabies,” demikian disampaikan Kepala Bidang Keswan Alberth Gobang kepada Pansus 2 LKPJ TA 2021, Jumat (1/4).

Suasana rapat.Pansus 2 LKPJ TA 2021 bersama Dinas Pertanian, Jumat (1/4)

Rapat Pansus 2 bersama Dinas Pertanian dipimpin Sekretaris Pansus 2 Yoseph Nong Soni didampingi Wakil Ketua Pansus 2 Maria Angelorum Mayestatis.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Kepala Dinas Pertanian Yohanes Emil Satriawan menambahkan untuk melaksanakan vaksinasi, dia terpaksa berkomunikasi dengan Dinas Peternakan Propinsi NTT guna mendapatkan vaksin rabies.

“Ada bantuan vaksin dari propinsi, tapi juga hanya sedikit saja,” ungkap dia.

Menurut Alberth Gobang, tahun 2021 pihaknya mendapatkan bantuan vaksin 3.500 dosis dari Dinas Peternakan NTT. Semuanya sudah habis terpakai.

Sedangkan tahun ini, kata dia, Dinas Peternakan NTT memberikan bantuan sebanyak 8.000 dosis vaksin rabies.

Bantuan vaksin dari Dinas Peternakan NTT, tidak sebanding dengan populasi hewan penular rabies di Kabupaten Sikka, yang saat ini berkisar antara 50.000 ekor hingga 60.000 ekor.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Tahun ini bantuan 8.000 dosis, hanya bisa vaksin 8.000 ekor hewan penular rabies. Jadi sekitar 14 persen saja,” ujar dia.

Beberapa anggota Pansus 2 LKPJ TA 2021

Meski jumlah dosis vaksin rabies sangat sedikit, Bidang Kesehatan Hewan telah menjadwalkan kegiatan vaksinasi. Menurut rencana, kegiatan vaksinasi akan mulai dilaksanakan pada Senin (4/4) mendatang.

Anggota Pansus 2 dari Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say mendorong pemerintah daerah setempat memberikan perhatian dan intervensi anggaran yang serius untuk vaksinasi rabies.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru