

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang warga Desa Bhera Kecamatan Mego di Kabupaten Sikka diketahui hilang terseret arus sungai. Tim Basarnas Maumere sedang melakukan pencarian.
Korban hilang diketahui bernama Laurensia Maru, seorang perempuan berusia 44 tahun. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (29/3) sekitar pukul 16.30 Wita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban sehari-harinya bekerja sebagai petani. Saat itu dia meyeberangi Sungai Lowo yang sedang dalam keadaan banjir, dengan arus yang kencang. Kemudian dia terseret,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana melalui rilis resmi kepada media ini.
Putu Sudayana mengaku informasi terkait peristiwa ini diterima Jumat (1/4) pukul 14.03 Wita dari Simon Wara, seorang mantan Kepala Desa Bhera. Menurut informasi Simon Wara, warga setempat telah berupaya melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan.
Setelah mendapatkan informasi, I Putu Sudayana langsung berkoordinasi dengan instansi Potensi SAR di wilayah kerja Kansar Maumere seperti Polres Sikka, Polsek Paga, Kodim Sikka, BPBD Sikka, dan Dinsos Sikka
Siang itu juga dia memberangkatkan 1 Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere berjumlah 6 orang menuju lokasi kejadian. Mereka menggunakan mobil rapid land.
Tim Rescue juga membawa serta peralatan SAR di antaranya Aqua Eye, Jaring Rescue, Peralatan Selam, serta Rubber Boat 30 PK.

Masih Nihil
Tiba di lokadi kejadian sekitar pukul 15.45 Wita, Tim Rescue bersama Tim SAR Gabungan lainnya langsung melaksanakan pencarian korban pada aliran Sungai Lowo.
Operasi pencarian dilaksanakan hingga pukul 18.00 Wita. Namun hasil pencarian masih nihil.
Rencananya Tim Rescue bersama Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada hari ini Sabtu (2/4). Pencarian korban hilang pada hari kedua direncakan berlangsung sejak pukul 06.00 Wita.*** (eny)















