Telah Hadir Moke Tampilan Baru, dari Pengolahan Hingga Kemasan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 April 2022 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 354 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moke Flores, sebuah produk inovatif dari Galery Krisna

Moke Flores, sebuah produk inovatif dari Galery Krisna

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah produk inovatif muncul dari pelaku UMK di Kabupaten Sikka. Namanya Moke Flores.

Produk inovasi ini sengaja diberi nama Moke Flores. Alasannya karena penyebutan moke sudah menjadi populis di tengah masyarakat Flores, termasuk di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minuman Tradisionil
Moke merupakan sejenis minuman tradisionil dengan kadar alkohol sekitar 30 persen. Minuman treadisionil ini melekat dalam tradisi dan budaya masyarakat Flores.

Pada setiap kegiatan budaya di Flores, moke selalu mendapatkan  peran penting. Hampir pasti, moke hadir dalam kegiatan-kegiatan seremoni adat. Biasanya dituang pada tempurung kelapa, kemudian pelaku-pelaku adat menenggaknya.

Moke kemudian menjadi laris manis di tengah masyarakat. Seiring dengan itu, bisnis penjualan moke pun tumbuh subur dan meningkat.

Bisnis moke merambah pasar-pasar tradisionil hingga rumah-rumah penduduk. Tidak hanya itu, kios-kios pun ramai menjual moke. Dan yang paling unik, rata-rata yang terlihat yakni minuman tradisionil itu diisi pada botol bekas air mineral.

Ida Harsoyo, seorsng pelaku UKM.di Kabupaten Sikka

Tampilan Baru
Bisnis penjualan moke memang menggiurkan. Apalagi jika menjual moke dengan kualitas yang terukur.

Ida Krisna Ning Rahayu, seorang perempuan turunan Jawa yang sudah puluhan tahun tinggal di Maumere Kabupaten Sikka, tergoda dalam bisnis ini.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Perempuan yang familiar dengan panggilan Ida Harsoyo ini, mereduksi bisnis moke dengan cara yang lebih moderen dan inovatif.

Untuk menjaga kualitas, pemilik Galery Krisna ini bekerja sama dengan seorang pengrajin moke. Pengrajin moke yang dia ajak kerja sama, tentu saja yang sudah terkenal dalam proses penyulingan moke.

“Moke-nya bagus. Saya selalu beli dari dia,” jelas Ida Harsoyo kepada media ini, Senin (4/4) di Maumere.

Moke yang dia beli dari pengrajin, tidak langsung dilepas ke pasaran. Ida Harsoyo meraciknya lagi dengan berbagai ramuan herbal seperti cengkeh, kayu manis, dan akar pohon.

Dengan racikan ini, moke yang tadinya berwarna putih, kini berubah menjadi merah. Lalu tercium bau wangi yang menyegarkan.

Racikan yang baru itu tidak mengurangi kualitas. Malah justeru kualitas moke makin menjadi lebih baik.dari sebelumnya.

“Pelanggan-pelanggan saya bilang rasanya sangat cocok, dan mereka menikmati,” ujar politisi Partai Golkar Kabupaten Sikka itu.

Tidak cukup di situ, Ida Harsoyo mengabaikan botol bekas air mineral, sarana yang digunakan selama ini. Buat dia, sarana ini sudah tidak zaman lagi di tengah modernisasi dan semangat milineal.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Ida Harsoyo kemudian mendatangkan botol-botol kosong dari mitra bisnisnya di Jawa. Bentuknya unik dan meyakinkan. Sepintas mirip botol-botol wine produk luar negeri.

Tidak puas dengan itu, Ida Harsoyo memasang label yang melingkari botol. Tulisan Moke Flores semakin meyakinkan tampilan baru dari produk inovatif ini.

Untuk memanjakan pelanggan dan penikmat Moke Flores, Ida Harsoyo menambahkan anyaman keranjang dari bahan lokal. Praktis Moke Flores dapat dibawa dengan mudah dan enteng.

Sebuah kombinasi yang keren. Moke Flores pun segera dilepas ke pasaran. Untuk ukuran 300 mililiter plus keranjang anyaman, di-bandrol dengan harga Rp 50 ribu perbotol. Sedangkan ukuran 250 mililiter dijual dengan harga Rp 40 ribu perbotol.

Tidak susah mendapatkan Moke Flores. Bagi calon pembeli bisa mendatangi Galery Krisna yang mengambil salah satu los pada Pusat Jajanan Cinderamata (PJC) yang terletak di Kecamatan Alok.

Galery Krisna berkesempatan mempromosikan produk-produk inovatifnya pada Musrenbang Kabupaten Sikka di Gedung Sikka Convention Center, Senin (4/4).

Dari sejumlah produk inovatif, Moke Flores terselip di antaranya. Ida Harsoyo dengan penuh bangga memperkenalkan kepada pengunjung.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru