




Maumere-SuaraSikka.com: Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum Maumere resmi direnovasi. Renovasi ditandai dengan peletakkan batu pertama, Senin (2/5).
Peletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya renovasi, dilakukan oleh Pastor Paroki Santo Thomas Morus RD Lorens Noi bersama Ketua Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum yang juga Ketua Panitia Renovasi Gereja Alfridus Melanus Aeng, dan Ketua-Ketua Lingkungan Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing mereka secara bergilir melakukan peletakkan batu pertama, disaksikan ratusan umat Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum yang hadir pada saat itu.
Sebelum peletakkan batu pertama, terlebih dahulu dilakukan seremoni adat oleh tokoh adat setempat.

Kemudian setelah itu RD Lorens Noi memimpin ibadat sabda. Ibadat sabda itu sendiri dihadiri umat dari 7 lingkungan pada stasi tersebut.
RD Lorens Noi memotivasi umat agar memberikan dukungan moril terhadap renovasi Gereja Centrum. Pasalnya, dana kegiatan renovasi gereja senilai Rp 4 miliar lebih, sumber utamanya merupakan swadaya umat.
Usai peletakkan batu pertama, RD Lorens Noi bersama umat melangsungkan resepsi sederhana di halaman gereja. Menariknya, konsumsi dalam resepsi, dibawa oleh umat dari masing-masing lingkungan.

Pada bagian lain, Ketua Panitia Renovasi Gereja Alfridus Melanus Aeng menjelaskan renovasi gereja akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun.
Dia memberikan apresiasi khusus kepada umat Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum yang telah menyatakan kesanggupan untuk mendukung pelaksanaan renovasi gereja.

Uskup Pimpin Ekaristi
Sehari sebelum peletakkan batu pertama, Minggu (1/5), Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu berkesempatan memimpin perayaan ekaristi pada Gereja Santo Yohanes Paulus II Centrum.
Kehadiran Uskup Maumere sekaligus untuk memberikan dukungan atas renovasi gereja. Uskup Maumere menyambut baik inisiatif umat melakukan renovasi gereja.
Perayaan Ekaristi itu sendiri diwarnai momen historis, karena bertepatan dengan pembukaan Bulan Maria, peringatan beatifikasi Santo Yohanes Paulus II yang merupakan pelindung Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum, sekaligus peringatan hari raya Santo Yosef Pekerja.

Liturgi Perayaan Ekaristi sepenuhnya menjadi tanggung jawab OMK Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum. Mereka memadukan corak inkulturasi melalui tarian-tarian daerah setempat.
Umat Stasi Santo Yohanes Paulus II Centrum memadati gereja, karena ini untuk pertama kalinya Uskup Maumere memimpin perayaan ekaristi pada Gereja Centrum.
Panitia Renovasi Gereja menyiapkan 14 tenda di halaman gereja untuk mengakomodir antusiasme umat mengikuti perayaan ekaristi.*** (eny)






















