




Maumere-SuaraSikka.com: FL, Direktur CV Franklin Pratama Jaya berniat mengundurkan diri dari Proyek Pembangunan Jaringan Air Ijukutu di Kecamatan Paga Kabupaten Sikka.
Pasalnya, dia sedang terantuk persoalan tindak pidana pidana, dan kini tengah mendekam di sel Mapolres Sikka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini disampaikan FL ketika ditemui media ini di sel Mapolres Sikka, Selasa (10/5) siang.
“Saya pikir-pikir sebaiknya saya mundur saja,” ungkap FL dari balik jeruji besi.
FL digeruduk aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Sikka, Senin (9/5) malam. Dia diduga terlibat sebagai bandar peredaran kupon putih di Kabupaten Sikka.
Bersama FL, polisi juga menangkap CT yang disebut sebagai penjual kupon putih. Dari mereka, polisi mengamankan barang bukti antara lain uang senilai kurang lebih Rp 3 juta.
Beban
Pokja VIII menetapkan CV Franklin Pratama Jaya sebagai pemenang lelang Proyek Pembangunan Jaringan Air Ijukutu senilai Rp 4 miliar lebih.
Namun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menolak keputusan Pokja VIII. Melalui review, PPK menemukan tenaga teknis atas nama Nana Suryana dipakai oleh dua perserta lelang. Menurut PPK, seharusnya CV Franklin Pratama Jaya sudah digugurkan pada proses seleksi.
Masalah proyek ini makin meluas menyusul “perlawanan” dari CV Putra Pratama melalui Fransisko Soares Pati selaku Kuasa Hukum.
Fransisko Soares Pati telah melayangkan surat ke sejumlah pihak seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mabes Polri, dan LKPP. Dia membeberkan dugaan indikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme pada proses pelelangan.
Proyek yang bersumbet dari dana pinjaman daerah itu pun akhirnya terkatung-katung tidak jelas hingga sekarang. Status proyek pun menjadi vakum, karena PPK belum menandatangani kontrak.
Terhadap kondisi ini, FL mengaku mengalami beban tersendiri. Apalagi terbetik kabar, diduga CV Franklin Pratama Jaya melakukan manipulasi dokumen penawaran, di mana tenaga teknis yang dipakai ternyata sudah meninggal dunia sebelum proyek tersebut dilelang.
Dari sebuah sumber terpercaya, terbetik kabar FL sudah mengajukan surat pengunduran diri yang dialamatkan kepada Pokja VIII dengan tembusan ke berbagai pihak.*** (eny)






















