




Maumere-SuaraSikka.com: Eduardus Bram Kopong, terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Sikka Periode 2022-2025.
Pemilihan Ketua Pemuda Katolik Komcab Sikka dilaksanakan melalui Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) yang berlangsung di Hotel Wailiti, Kamis (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mulanya Forum Muskomcab mengusulkan tiga nama yakni mantan Ketua Pemuda Katolik Sikka Gaudensius Nong Pio, dan Ketua Komisariat Anak Cabang Kecamatan Alok Timur Yoppi Henrile.
Namun Gaudensius Nong Pio dan Yoppi Henrile memilih tidak bersedia dicalonkan. Sehingga praktis tersisa Bram Kopong sebagai calon tunggal.
Forum Muskomcab kemudian secara aklamasi menunjuk Bram Kopong sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Sikka.

Dua Program
Melalui pidato perdananya, Bram Kopong selaku Ketua Terpilih Pemuda Katolik Komcab Sikka menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan kepada dirinya.
Di depan Forum Muskomcab, pengurus demisioner, Ketua-Ketua Komisariat Cabang (Komac), serta kader-kader Pemuda Katolik, Bram Kopong memohon dukungan selama menjalankan tugas dan tanggung jawab memimpin Pemuda Katolik Sikka.
“Mohon dukungan dari kita semua,” pinta dia.
Bram Kopong memastikan selama masa kepemimpinannya, dia akan melaksanakan dua program utama yakni penataan organisasi dan penguatan sumber daya kader.

Tim Formatur
Selain memilih Ketua, Forum Muskomcab juga berhasil menetapkan Tim Formatur sebanyak 5 orang. Tim Formatur nantinya bertugas membentuk kepengurusan Pemuda Katolik Sikka Periode 2022-2025.
Adapun Tim Formatur terdiri dari Ketua Terpilih sebagai Ketua Tim Formatur, didampingi Mario Fernandez sebagai Sekretaris, dan 3 orang anggota, masing-masing RD Pedro Sina yang kesehariannya adalah Pastor Moderator, Yoppi Henrile, dan Ketua Komac Koting Rikardus Trofinus Tola.
Sementara itu pada bagian lain Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Propinsi NTT Agustinus Payong Boli menjelaskan pelantikan Kepengursan Pemuda Katolik Sikka Periode 2022-2025 akan diagendakan kemudian.*** (eny)






















