
Maumere-SuaraSikka.com: Seorang pensiunan PNS menderita gagal ginjal selama 4 tahun. Dia pun harus rutin berobat. Bersyukur, JKN-KIS membantu biaya pengobatan.
Wati, 78 tahun, pensiunan PNS tersebut tidak dapat membayangkan jika tidak ada program JKN-KIS. Praktis, dia harus berupaya mencari biaya pengobatan yang tentu saja sangat besar nilainya. Uang pensiun sama sekali tidak bisa diandalkan.
“Saya tidak bisa membayangkan jika harus membayar biaya pengobatan sendiri,” ujar perempuan renta asal Kabupaten Sikka ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wati menuturkan selama 4 tahun ini dia menjalani perawatan rutin setiap bulan karena menderita gagal ginjal dan hipertensi. Setiap kali perawatan, dia mengandalkan JKN-KIS.
“Tidak ada satu sen pun yang saya keluarkan. Semuanya sudah dijaminkan oleh BPJS Kesehatan, karena saya peserta JKN-KIS,” ungkap dia senang.
Perempuan ini menganggap JKN-KIS seperti pahlawan kesehatan bagi dirinya. Hanya cukup membawa kartu, mengikuti prosedural, dia pun terbebaskan dari biaya pengobatan.
Dari pengalamannya selama 4 tahun, Wati benar-benar merasakan manfaat besar hadirnya program JKN-KIS. Dia meyakini peserta lain juga mendapatkan manfaat yang sama. Apalagi prinsip program JKN-KIS yang bersifat gotong-royong, di mana peserta yang sedang sehat membantu peserta yang sedang sakit.
Karena itulah Wati mengimbau wsrga masyarakat Kabupaten Sikka yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, agar segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarga.
“Daftar dari sekarang, jangan sakit dulu baru daftar,” ujar dia.
Bagi masyarakat yang telah menjadi peserta JKN-KIS, dia mengingatkan agar selalu rutin membayar iuran tepat waktu setiap bulannya. Dengan demikian, kartunya selalu aktif sehingga dapat digunakan kapan saja.
“Iuran tidak mahal, tapi manfaatnya besar sekali,” ungkap dia.
Wati pun dengan penuh semangat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah mencanangkan JKN-KIS.
Dia juga memberi apresiasi kepada BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program ini, termasuk fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan dengan baik.
Pensiunan PNS ini berharap program JKN-KIS tetap hadir karena manfaatnya begitu besar bagi masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu seperti dirinya.*** (eny)















