Flores Go Digital 1.0, Kolaborasi SOS Children’s Villages dan Allianz, Persiapkan Anak menuju Kemandirian di Era Digital

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 178 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Launching Program Flores Go Digital 1.0, kolaborasi SOS Children's Village dan Allianz Indonesia, Sabtu (25/6)

Launching Program Flores Go Digital 1.0, kolaborasi SOS Children's Village dan Allianz Indonesia, Sabtu (25/6)

Maumere-SuaraSikka.com: SOS Children’s Villages dan Allianz Group melakukan kolaborasi dalam Program Flores Go Digital 1.0, guna mempersiapkan anak menuju kemandirian di era digital.

Pencanangan kolaborasi dua lembaga ini dilaksanakan di Aula SOS Children’s Village Flores di Waturia Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Sabtu (25/6) pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi tersebut berangkat dari kesenjangan pendidikan di Indonesia yang meningkat selama masa pandemi Covid.

Data tahun 2020 menunjukkan pandemi mengakibatkan 530.000 sekolah ditutup dan memaksa 68 juta siswa beralih ke metode pembelajaran jarak jauh.

Pandemi pun mendorong berbagai inovasi pembelajaran digital dan investasi untuk teknologi pendidikan.

Banyak siswa dan guru berpenghasilan rendah tidak memiliki akses ke perangkat digital atau keterampilan yang dibutuhkan untuk pembelajaran jarak jauh.

Sementara itu data yang dimiliki SOS Children’s Village Flores, menyebutkan hanya 10-15 persen dari seluruh anak yang diasuh di tempat itu memiliki kemampuan dasar ilmu teknologi.

Ruang kolaborasi juga menjadi kuat menyusul Indonesia terpilih menjadi salah satu negara yang menerima dukungan dana program Digital Village dari Allianz Group.

Seorang inang pengasuh bersama anak-anak asuhan di SOS Children’s Village Flores, Kamis (23/6)

Anak, Remaja dan Pengasuh
Flores Go Digital 1.0 diluncurkan untuk meningkatkan kesiapan anak dan remaja menuju kemandirian melalui pemanfaatan media digital. Program ini akan dilaksanakan di SOS Children’s Village Flores.

Sasaran penerima manfaat dari program ini adalah anak usia 6-14 tahun, remaja usia 15-24 tahun dan para pengasuh yang mendampingi perkembangan anak-anak dan remaja.

Nantinya akan diberikan berbagai pelatihan terkait dunia digital. Pelatihan dimaksud, seputar pemanfaatan teknologi komputer, pengelolaan keuangan dan cara menghindari kejahatan siber sebagai bekal dalam beraktifitas di dunia digital.

Selain itu juga akan diberikan pelatihan komputer dasar, multimedia komputer, bantuan pembelajaran dan game edukasi, sesi mentoring dengan sukarelawan Allianz Indonesia, pengadaan infrastruktur serta pemasangan infrastruktur.

Raissa Janitra Gianti selaku Media Relations and Partnership SOS Children’s Village mengatakan pembekalan keahlian digital sangat relevan.

Alasannya, kata dia, hal ini telah menjadi keterampilan yang wajib dibutuhkan di dunia yang sudah serba digital seperti sekarang ini.

Digital Village
Flores Go Digital 1.0 yang didukung Allianz merupakan bagian dari program Digital Village.

Di Indonesia, Digital Village dimulai pada tahun 2018 di SOS Children’s Village Lembang, Bandung.

Saat ini semua desa SOS yang ada di 8 lokasi di Indonesia yakni Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Semarang, Jakarta, Lembang, Bali dan Flores, sudah dilengkapi Digital Village dan fasilitas laboratorium komputer.

Di SOS Children’s Village Flores sendiri, program Digital Village telah dimulai pada Desember 2019.

Mike Sutton, Chief Information Officer, Allianz Life Indonesia

Komitmen
Mike Sutton, Chief Information Officer, Allianz Life Indonesia, hadir pada saat pencanangan. Pada momen strategis itu dia mengatakan dukungan pada program Flores Go Digital 1.0 merupakan bagian dari komitmen Allianz untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan lapangan kerja yang layak bagi generasi muda Indonesia.

Pelatihan-pelatihan yang diberikan lewat program ini, kata dia, akan meningkatkan kemampuan generasi muda dalam pemanfaatan teknologi digital yang krusial untuk meningkatkan daya saing para generasi muda di dunia yang serba digital.

Angin Segar
Sementara itu Antonius Sugihartono, Project Manager Flores Go Digital 1.0 mengapresiasi Allianz Indonesia yang telah berkomitmen membantu anak, remaja dan pengasuh di tempat itu.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia berharap melalui Flores Go Digital 1.0, isu-isu terkait media digital dapat dikuasai sebagai keterampilan dengan nilai lebih di era digital seperti sekarang ini.

“Dengan terbatasnya sumber daya pelatihan di Flores, kolaborasi dengan Allianz ini seperti angin segar bagi kami dalam mendapatkan ilmu baru,” ujar Antonius Sugihartono.

Dia berharap setelah berakhirnya program ini, anak-anak dapat mengaplikasikan keterampilan digital untuk meraih masa depan impian mereka.

Tanggapan positip datang juga dari Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages. Menurut dia, Flores Go Digital 1.0 merupakan inisiasi apik dengan tujuan mulia di era modern.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa di zaman yang serba maju seperti sekarang, media digital merupakan salah satu cara untuk kita semua, termasuk anak-anak kami, dalam berpartisipasi di kehidupan modern,” ujar dia.

Dia mengakui, pada era digital seperti saat ini, anak-anak memerlukan pedoman agar bisa tumbuh dan bertransisi dengan memanfaatkan teknologi.

“Semoga dengan hadirnya program Flores Go Digital 1.0, anak-anak kami dapat memahami dan memanfaatkan dunia digital dengan potensi terbaik untuk meraih masa depan dan cita-cita yang mereka inginkan,” harap dia.

SOS Children’s Village Flores akan melaksanakan program Flores Go Digital 1.0 yang didukung Allianz selama satu tahun penuh, mulai Juni 2022 hingga Juni 2023.

Kegiatan pelatihan akan turut diisi dengan beberapa sesi mentoring tematik oleh sukarelawan Allianz Indonesia, sehingga dapat menjadi bekal atas keberlanjutkan program di masa depan.

Anak-anak SOS Children’s Village Flores pose bersama usai pencanangan Program Flores Go Digital 1.0

We Are Hope
Kolaborasi antara SOS Children’s Village dengan Allianz, bukan baru pertama kali dilakukan.

Sebelumnya, dua lembaga ini pernah melakukan kolaborasi melalui program We Are Hope pada tahun 2019.

Program ini menyasar remaja tingkat SMA/SMK untuk mendapatkan pelatihan bahasa Inggris, public speaking, perencanaan dan pengelolaan keuangan, serta pengetahuan dasar memasuki dunia kerja.

Melanjutkan kesuksesan program tersebut pada tahun 2020 hingga 2022, program We Are The Future dibentuk dengan tujuan untuk memberikan pelatihan komputer dan pemagangan guna mempersiapkan kemampuan remaja dalam memasuki dan bersaing di dunia kerja.

Pengasuhan Berbasis Keluarga
SOS Children’s Villages merupakan organisasi yang fokus pada pengasuhan alternatif berbasis keluarga dan penguatan keluarga rentan.

Organisasi nonprofit ini memiliki komitmen untuk aktif menyuarakan pemenuhan hak-hak anak Indonesia.

Selama 50 tahun berdiri di Indonesia, SOS Children’s Villages memastikan anak-anak yang dibesarkan dengan pengasuhan berbasis keluarga dan didampingi mendapatkan pendidikan dan peningkatan kapasitas yang mereka butuhkan.

Sebanyak 940 anak yang kehilangan pengasuhan orang tua,  dibesarkan pada 8 lokasi SOS Children’s Villages di Indonesia.

Selain itu, SOS juga memiliki program penguatan keluarga bagi keluarga rentan di 10 kota di Indonesia.

SOS Children’s Villages juga secara aktif menyuarakan pemenuhan hak untuk setiap anak, terutama dalam hal pengasuhan.

Lembaga ini didirikan pada tahun 1949 di Innsbruck, Austria. Kini, SOS Children’s Villages hadir di 136 negara,  termasuk Indonesia.

Selama 49 tahun di Indonesia, SOS Children’s Villages mengasuh dan mendampingi lebih dari 7.200 anak yang berada di 11 kota di Indonesia.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Dengan mengedepankan pengasuhan berbasis keluarga, SOS Children’s Village membentuk keluarga pengganti bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.

Para ibu dan anak menjalin hubungan keluarga selayaknya keluarga kandung (family-like care).

Secara khusus lembaga ini sangat menghindari penggunaan kata-kata seperti panti asuhan, anak asuh, ibu asuh, termasuk penggunaan kata anak yatim/piatu.

Manajemen menggantikannya dengan anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.

Manajemen SOS Children’s Villages juga sangat memperhatikan kepentingan terbaik anak serta menjaga privasi mereka.

“Informasi yang berkaitan dengan latar belakang dan personal anak hanya dapat dibagikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dan tidak dapat disebarluaskan,” demikian Media Relations and Partnership SOS Children’s Village Raissa Janitra Gianti.

Tentang Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia denklùgan membuka kantor perwakilan pada tahun 1981.

Delapan tahun kemudian, tepatnya tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum.

Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia pada tahun 1996.

Pada tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah.

Kini, Allianz Indonesia didukung lebih dari 1.000 karyawan dan lebih dari 40.000 tenaga pemasar dan ditunjang jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya.

Saat kini, Allianz menjadi salah satu asuransi terkemuka di Indonesia yang dipercaya untuk melindungi lebih dari 10 juta tertanggung.

Tentang Allianz di Asia
Asia adalah salah satu wilayah pertumbuhan inti untuk Allianz, yang ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat.

Allianz telah hadir di Asia sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Tiongkok.

Saat ini, Allianz aktif pada 16 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi kerugian, asuransi jiwa, perlindungan dan solusi kesehatan, dan manajemen aset.

Dengan lebih dari 36.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 21 juta nasabah di wilayah ini melalui berbagai saluran distribusi dan platform digital.

Tentang Grup Allianz
Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 126 juta nasabah individu dan perusahaan pada lebih dari 70 negara.

Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi individu dan kumpulan, mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan asuransi kredit dan asuransi bisnis secara global.

Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 809 miliar Euro.

Sementara manajer aset Allianz, PIMCO dan Allianz Global Investors mengelola aset tambahan sebesar 1,9 triliun Euro milik pihak ketiga.

Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz memegang posisi terdepan untuk perusahaan asuransi dalam Dow Jones Sustainable Index.

Pada tahun 2021, Allianz Group memiliki 155.000 karyawan dan meraih total pendapatan 149 miliar Euro serta laba operasional sebesar 13,4 miliar Euro.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru