Kanker Payudara “Membunuh”, Bhayangkari Sikka Gelar Seminar dan Deteksi Dini

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Juni 2022 - 17:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 146 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bhayangkari Sikka Ayu Nelson terlibat pengecekan administrasi peserta deteksi dini kanker payudara dan penyakit tidak menular di Aula Polres Sikka, Rabu (29/6)

Ketua Bhayangkari Sikka Ayu Nelson terlibat pengecekan administrasi peserta deteksi dini kanker payudara dan penyakit tidak menular di Aula Polres Sikka, Rabu (29/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Bhayangkari Sikka menggelar seminar dan deteksi dini kanker payudara dan penyakit tidak menular, Rabu (29/6) di Aula Polres Sikka.

Berbagai jenis penyakit ini, khususnya kanker payudara sangat rentan terjadi di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini disebut dengan bakti kesehatan, dilaksanakan dalam rangka memperingati
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, yang tahun ini berusia ke-70.

Tampil sebagai narasumber yakni Maria Sunvratys, seorang dokter yang saat ini bertugas pada Puskesmas Wolomarang.

Peserta kegiatan sebanyak 48 orang, dari berbagai organisasi wanita, seperti Bhayangkari Sikka, Persit Candra Kirana, Jalasenastri, dan pengurus Yayasan Bhayangkari Sikka.

Tampak hadir Ketua Jalasenastri Sikka Ekamagdalina Yoga, yang merupakan istri dari Danlanal Maumere Kolonel (P) Dwi Yoga.

Ketua Bhayangkari Sikka Ayu Nelson

112 Kasus, 32 Meninggal
Kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Di Kabupaten Sikka, data tahun 2022 menunjukkan kanker payudara berjumlah 112 kasus, dengan 32 kasus kematian.

Angka ini terbilang cukup tinggi. Sementara itu, informasi atau pun sosialisasi sebagai upaya pencegahan, masih sangat rendah.

Inilah yang kemudian mendorong Bhayangkari Sikka melaksanakan seminar, sekaligus deteksi dini.

“Yang kami ikuti, di sini kebanyakan deteksi dini kanker serviks, sedangkan kanker payudara belum sama sekali. Sehingga muncul ide melakukan seminar deteksi dini kanker payudara, juga penyakit tidak menular lainnya,” ujar Ayu Nelson selaku Ketua Bhayangkari Sikka.

Sejumlah ibu dari organisasi wanita TNI/Polri mendaftarkan diri.mengikuti deteksi dini kanker payudara

Saat ini, kata Ayu Nelson, seminar dan deteksi dini masih bersifat internal dengan melibatkan organisasi wanita dari lingkup TNI/Polri. Nantinya juga akan dilaksanakan bagi masyarakat umum lainnya.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Tentu saja kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, seperti Dinas Kesehatan, dan juga masyarakat,” ujar istri Kapolres Sikka itu.

Persiapan eteksi dini penyakit kanker payudara

Sangat Penting
Ayu Nelson menjelaskan deteksi dini sebuah penyakit merupakan tindakan yang sangat penting bagi setiap orang.

Deteksi dini, sebut dia, sebagai pemeriksaan awal untuk mengetahui adanya faktor risiko, baik pada penyakit payudara maupun pada penyakit tidak menular lainnya.

“Perlu ada pemeriksaan lebih awal, sehingga kalau berisiko misalnya, bisa follow up kesehatan ke rumah sakit atau puskesmas,” jelas dia.

Tampak para peserta kegiatan bakti kesehatan mengikuti deteksi dini. Sebelum deteksi dini, terlebih dahulu mereka melengkapi sejumlah persyaratan administrasi.

Ayu Nelson yang juga seorang dokter gigi, ikut terlibat bersama petugas kesehatan lainnya, melakukan verifikasi administrasi peserta yang akan mengikuti deteksi dini.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru