

Maumere-SuaraSikka.com: Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Dias Quintas mengimbau peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk menerima apapun hasil pemilihan yang bakal terjadi.
Penegasan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Sikka Jalan El Tari Maumere, Senin (18/7/2022), sehari menjelang pelaksanaan pemungutan suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia berharap semua pihak harus memiliki kesadaran berdemokrasi dengan menerima hasil pemilihan.
Kapolres Sikka mengatakan pihaknya tidak segan-segan mengambil langkah tegas sesuai prosedur aturan hukum, jika muncul persoalan akibat tidak menerima hasil pemilihan.
“TNI/Polri akan tetap mengawal setiap tahapan Pilkades hingga selesai. Dan akan mengambil langkah tegas bila muncul permasalahan-permasalahan di lapangan,” demikian Kapolres Sikka.
Lebih lanjut, Kapolres Sikka mengingatkan Panitia Pilkades agar bekerja sesuai aturan sehingga kontestasi demokrasi ini dapat terlaksana dengan baik.
Menurut dia, pihaknya sudah mendata dan mengantisipasi sejumlah potensi gangguan keamanan saat Pilkades.

Pada bagian lain, Ketua Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Fitrinita Kristiani memastikan Pilkades Serentak Tahun 2022 akan terlaksana di 17 Desa.
Fitriani Kristiani yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sikka mengingatkan bahwa yang berhak memilih adalah warga yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sikka Yohanis Baptista Laba mengingatkan agar penyelenggaraan Pilkades dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.
Rapat Koordinasi Panitia Pilkades Serentak Tingkat Kabupaten dipimpin Sekda Sikka Adrianus Firminus Perera. Hadir pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, dan para Camat.
Sebagaimana diketahui, Pilkades Serentak Tahun 2022 di Kabupaten Sikka akan berlangsung pada 17 desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Sebanyak 61 calon dipastikan akan merebut jabatan kepala desa, di antaranya tercatat 8 orang calon perempuan, dan 2 orang berlatarbelakang wartawan.
Konstestasi demokrasi tertinggi di tingkat desa ini akan dilaksanakan serentak pada 76 TPS yang tersebar pada 55 dusun.*** (eny)















