
Maumere-SuaraSikka.com: Mantan Bupati Sikka Alexander Longginus terlibat aksi demonstrasi bersama PMKRI Maumere, Kamis (28/7). Dia juga tampil membawakan orasi.
Keterlibatan Alexander Longginus terlihat sejak longmarch PMKRI Maumere menuju Kantor Kejaksaan Negeri Maumere. Alexander Longginus mengendarai sebuah kendaraan roda empat, menempel ketat di belakang barisan aksi PMKRI Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Alexander Longginus memarkirkan kendaraannya di Hotel Pelita Maumere.
Setelah itu dia bergabung dengan puluhan mahasiswa PMKRI Maumere yang hari itu melakukan aksi dengan mengusung kasus dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021.
Politisi PDI Perjuangan itu tampak berdiskusi dengan Ketua PMKRI Maumere Kris Sologus Dami dan beberapa aktifis mahasiswa peserta aksi.
Kepada sejumlah wartawan, Alexander Longginus mengaku kehadirannya sebagai anggota Forkoma (Forum Komunikasi Alumni) PMKRI Maumere untuk mendukung perjuangan PMKRI Maumere dalam upaya mendorong Kejaksaan Negeri Sikka bekerja secara profesional menuntaskan kasus dugaan korupsi dana BTT.
Tidak lama berselang, Ketua PMKRI Maumere mengundang Alexander Longginus selaku Dewan Penyantun PMKRI Maumere, untuk tampil membawakan orasi.
Alexander Longginus pun naik ke atas kendaraan pikup yang dipakai para orator. Tampilnya Alexander Longginus disambut tepuk tangan aktifis mahasiswa dan masyarakat yang ikut menyaksikan aksi demonstrasi PMKRI Maumere.
Mantan Bupati Sikka ini bicara kurang lebih 20 menit. Dia mengkritisi berbagai kebijakan birokrasi dan pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Dia juga menyinggung maraknya kasus korupsi di Kabupaten Sikka, termasuk penyelesaian beberapa masalah hukum pada Kejaksaan Negeri Sikka yang dianggap belum mememuhi rasa keadilan.
Setelah 20 menit berorasi, Alexander Longginus kemudian turun bergabung dengan massa aksi. Tepuk tangan mengiringi Alexander Longginus turun dari panggung orasi.*** (eny)















