GMNI Sikka Sebut Pelni Maumere Lahan Bisnis Liar Negara terhadap Rakyat

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Agustus 2022 - 00:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi GMNI Sikka di Kantor Pelni Maumere, melawan pungli penjualan tiket tambahan, Selasa (2/8)

Aksi GMNI Sikka di Kantor Pelni Maumere, melawan pungli penjualan tiket tambahan, Selasa (2/8)

Maumere-SuaraSikka.com: GMNI Sikka menyebut PT Pelni Maumere sebagai institusi negara yang mengelola lahan bisnis liar terhadap rakyat.

Modus yang dilakukan BUMN ini yakni praktik pungutan liar (pungli) pada penjualan tiket tambahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan pungli di Kantor Pelni Maumere disampaikan GMNI Maumere ketika mereka menggelar aksi di Kantor Pelni Maumere, Selasa (2/8).

Aktifis GMNI Maumere beralasan mereka mengetahui terjadinya dugaan pungli setelah Tim Advokasi GMNI Sikka melakukan investigasi khusus selama 3 hari.

Dari investigasi, GMNI Sikka menemukan adanya kejanggalan harga tiket. Pasalnya, besaran harga tiket yang dijual, jauh berbeda dengan besaran harga tiket yang tertera pada papan informasi Pelni Maumere berdasarkan PM Perhubungan Nomor 109 Tahun 2017.

Diduga kuat, tiket yang dijual dengan harga lebih tinggi, merupakan tiket tambahan. Tiket tambahan ini, seru GMNI Sikka, menjadi alasan PT Pelni Maumere menaikkan harga tiket dari harga sebenarnya.

“Tim Advokasi GMNI suatu waktu pernah ingin membeli tiket kapal. Namun seorang pegawai mengatakan tiket sudah habis, tapi bisa dibantu dengan tiket tambahan. Justeru tiket tambahan itulah muncul modus pungli, karena harganya lebih tinggi dari harga normal,” ujar seorang orator GMNI Sikka.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

GMNI Sikka memberi contoh praktik pungli penjualan tiket tambahan KM Lambelu. Untuk rute Maumere-Balikpapan, harga tiket sebesar Rp 414.000 per orang dewasa. Namun tiket tambahan untuk rute yang sama, dijual dengan harga Rp 500.000/per orang dewasa.

“Jika dugaan pungli ini benar terjadi maka BUMN melalui PT Pelni Maumere telah melalukan pengkhianatan terhadap cita-cita Prokalmasi 1945 dan amanat reformasi 1998,” ujar si orator.

Massa aksi GMNI Sikka membawa serta sebuah poster yang bertuliskan PT Pelni Maumere Lahan Bisnis Liar Negara Terhadap Rakyat.

Menurut GMNI Sikka, kalimat tersebut sangat pantas disematkan jika terbukti terjadi pungli dalam penjualan tiket.

Altifis mahasiswa ini berorasi sejak pukul 10.00 Wita. Mereka menuntut antara lain bisa bertemu Kepala Pelni Maumere untuk menyampaikan dugaan pungli penjualan tiket.

Setelah 2 jam berorasi, GMNI Sikka kemudian diundang ke dalam Kantor Pelni Maumere untuk beraudiens. Kepala Pelni Maumere mewakilkan seorang pegawai untuk berdialog bersama GMNI Sikka.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

GMNI Sikka menolak beraudiens dengan pegawai yang mewakili Kepala Pelni Maumere. Mereka ingin bertemu langsung pimpinan kantor tersebut. Audiensi dua pihak ini pun akhirnya tidak terjadi.

Wakil Kepala Bidang Oganisasi GMNI Sikia Andre Ledang kecewa karena Kepala Pelni Maumere tidak bersedia audiens.

“Jangankan pertanggungjawabkan dugaan kasus pungli sesuai tuntutan GMNI Sikka, ini audiens saja Kepala Pelni Maumere tidak mau. GMNI menilai beliau tidak layak menjadi pemimpin,” ketus Andre Ledang.

Gagal bertemu Kepala Pelni Maumere, bukannya menyurutkan semangat GMNI mencegah dan memberantas pungli di Kantor Pelni Maumere.

Pata aktifis mahasiswa ini menegaskan mereka akan datang lagi minggu depan dengan sikap dan tuntutan yang sama.

“Dalam minggu ini kami akan datang lagi, dan harus beraudiens dengan pimpinan,” ujar Andre Kedang.

Sementara itu manajemen Pelni Maumere berjanji akan membuat surat resmi mengundang GMNI Sikka beraudiens bersama Kepala Pelni Maumere.

Ketua GMNI Sikka Yoman Maro memastikan jika dalam satu minggu ini tidak terjadi audiens, maka GMNI Sikka akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru