Terpuruk di Kampung Sendiri, Anselmus Goleng Adu Nasib di Sulawesi Barat

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Agustus 2022 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 50 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anselmus Goleng, salah satu peserta program transmigrasi ke Kabupaten Mamasa Propinsi Sulawesi Barat

Anselmus Goleng, salah satu peserta program transmigrasi ke Kabupaten Mamasa Propinsi Sulawesi Barat

Maumere-SuaraSikka.com: Terpuruk di kampung sendiri, mendorong Anselmus Goleng mengadu nasib di Kabupaten Mamasa di Propinsi Sulwesi Barat. Dia pun mengikuti program transmigrasi di daerah yang subur itu.

Warga Desa Wuliwutik Kecamatan Nita ini tidak tanggung-tanggung memboyong istri dan 2 orang anaknya. Sedangkan 1 anaknya lagi yang paling besar, dia titipkan ke orangtuanya di Wuliwutik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anselmus Goleng merupakan 1 dari 4 kepala keluarga yang mengikuti program ini. Semua mereka, sebanyak 16 jiwa, telah diberangkatkan pada Sabtu (20/8) lalu.

Mereka didampingi 2 orang pendamping, masing-masing dari Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi NTT dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Ubah Nasib
Pria 32 tahun ini bersyukur bisa tercatat dalam program transmigrasi ke Mamasa. Buat dia, ini momen yang tepat untuk mengubah nasib.

Anselmus Goleng mengaku tidak punya pekerjaan yang tetap. Alhasil dia tidak memiliki pendapatan pasti untuk menghidupi keluarga.

Selama ini, dalam keseharian, dia hanya menggarap kebun milik orang lain. Hasil penggarapan, kata dia, nantinya dibagi dua.

Jika selesai masa panen, dan belum masuk musim tanam, Anselmus Goleng terpaksa bekerja serabutan. Lebih sering dia mengikuti borongan pekerjaan pada kegiatan pembangunan konstruksi.

Kondisi ini, aku dia, menjadi beban yang sangat berat sekali. Terkadang dia merasa berdosa karena tidak mampu membahagiakan keluarga.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

“Apalagi anak-anak masih kecil, mereka butuh pendidikan untuk masa depan mereka,” ujar pria ini.

Karena itu Anselmus Goleng bersyukur sekali bisa masuk dalam program ini. Dia tambah bersyukur karena mendapat kemudahan berbagai fasilitas seperti rumah tinggal, lahan dan alat-alat pertanian, serta jaminan hidup selama 1 tahun.

Dengan fasiltas yang ada, apalagi disediakan lahan dan alat-alat pertanian, Anselmus Goleng bertekad bekerja maksimal demi mencapai kehidupan yang lebih baik.

Secara khusus dia menyampaikan terima kasih kepada Pemprop NTT dan Pemkab Sikka yang telah mengakomodirnya sebagai peserta program transmigrasi.

Dia berjanji untuk selalu menjaga nama baik NTT dan Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru