


Maumere-SuaraSikka.com: Turnamen Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata dipastikan akan dibuka pada 9 September 2022 mendatang.
Bagi Kabupaten Lembata, ini merupakan pertama kali menjadi tuan rumah sejak turnamen ini digelar pada tahun 1969.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen bersejarah ini kemudian mendorong anak-anak Lembata melakukan berbagai kreatifitas untuk meramaikan perhelatan sepak bola bergengsi di NTT itu.
Salah satunya datang dari Enzo Korohama, seorang warga Lembata yang sudah cukup lama berdomisili di Bandung Jawa Barat.
Pria berdarah seni ini bakal membuka Posko UMKM untuk menjual berbagai macam pernik-pernik ETMC, dari gantungan kunci hingga baju kaos.

Seluruh produksi pernik-pernik ETMC didesain dan dicetak di Bandung, salah satu kota di Indonesia yang terkenal cukup andal dalam hal memproduksi produk-produk UMKM.
Bagi Enzo Korohama, tidak ada misi tertentu dalam menjual pernik-pernik ETMC. Dia hanya ingin meramaikan turnamen bergengsi itu dari sisi kreatifitas dan seni.
“Sama seperti di Bandung, ada jersey untuk supporter, didesain dengan berbagai kreasi anak-anak Bandung. Nah, begitu pula dengan kita di Lembata, kita buat berbagai kreasi dari Lembata,” ujar pria penikmat sepak bola ini.
Ada 2 jenis baju kaos berbagai ukuran, satunya oblong, dan satunya berkrah. Dua baju kaos ini warna dasarnya adalah putih. Baju kaos ini dibuat dari kain dengan bahan dryfit, spandex, dan licra.

Kain dengan bahan-bahan ini, ujar dia, memiliki kualitas yang sangat baik dan teruji. Bahannya lembut dan bersifat sporty, sangat cocok dengan semangat sepak bola yang sedang menggeliat di Kabupaten Lembata.
Pada dua baju kaos ini, juga pada gantungan kunci, terdapat gambar seekor ikan paus mengenakan baju nomor punggung 10. Ikan paus tampak sedang memggiring bola.
Menurut Enzo Korohama, gambar ikan paus menggiring bola merupakan desain hasil karya sendiri.
Awalnya dia diminta Panitia Pelaksana mendesain maskot ETMC. Dan gambar seperti itulah yang merupakan maskot hasil karya Enzo Korohama.
Namun dalam perkembangan, Panitia Pelaksana menggunakan maskot desain lain yang ditunjuk mantan Bupati Lembata Yentji Sunur.
Untuk meramaikan bursa pasaran pernik-pernik ETMC, Enzo Korohama telah mendistribusikan 150 lembar baju kaos berkrah, 350 lembar baju kaos oblong, dan 500 buah gantungan kunci.
“Kami akan buka posko penjualan pernik-pernik ETMC, dijual bebas, tergantung selera konsumen,” ujar dia.
Media ini mendapat informasi, selain Enzo Korohama, masih banyak kreatifitas lain anak-anak muda Lembata dalam memeriahkan turnamen ETMC.*** (eny)















