Proses Rujukan JKN-KIS Mudah, Layanan Memuaskan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 September 2022 - 05:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setyo Apriliani, peserta JKN-KIS

Setyo Apriliani, peserta JKN-KIS

Maumere-SuaraSikka.com: Penumpukan lemak di dalam sel hati bisa memicu bahaya. Secara umum, sel hati yang normal sudah mengandung lemak, namun kandungan lemaknya sedikit. Ketika akumulasi lemak di hati mencapai lebih dari 10% berat hati, inilah yang dikenal sebagai fatty liver.

Seperti yang dialami salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Setyo Apriliani, 33 tahun, yang baru-baru ini didiagnosa mengidap penyakit tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, warga Maumere Kabupaten Sikka ini mengaku merasakan sakit dan berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat dia terdaftar. Atas saran dokter, Setyo diminta untuk berobat ke RSUD TC Hillers.

“Proses administrasi dan pemeriksaan sangat mudah, cukup membawa surat rujukan dari FKTP, Kartu JKN-KIS, dan nomor antrian ke poli yang dituju,” ujar dia akhir Mei lalu.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Sambil menjalani pengobatan, Setyo diminta untuk hidup sehat, menjaga makanan dan diminta diet. Dia pun secara rutin melakukan kontrol ke rumah sakit dan minum obat secara berkala.

Menurutnya, menjadi peserta JKN-KIS sangat bermanfaat. Dia bisa mengakses pelayanan kesehatan dengan maksimal selama mengikuti alur pelayanan sesuai ketentuan.

Setyo mendapat status kepesertaan karena suaminya terdaftar dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) TNI/Polri. Suaminya yang seorang anggota polisi mendapatkan kepesertaan JKN-KIS beserta istri dan ketiga orang anaknya.

Setyo merasa beruntung menjadi peserta JKN KIS, karena dia tidak mengeluarkan banyak biaya untuk berobat.

“Sempat mau berobat dengan biaya sendiri tapi kalau ada kartu JKN-KIS buat apa bayar. Jadi saya memilih menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat, saya rasa sama saja dengan pasien umum. Yang penting mau sabar, insyaallah dilayani dengan baik. Alhamdulillah, ada Program JKN-KIS,” ungkap dia.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Pengalaman anaknya yang kedua juga pernah masuk rumah sakit karena demam berdarah dan dirawat selama satu minggu. Sang anak dilayani dengan sangat baik di rumah sakit.

Untuk itu Setyo pun memberi apresiasi terhadap Program JKN-KIS yang sudah hadir di tengah masyarakat. Tidak lupa dia mengajak masyarakat yang belum terdaftar untuk ikut program ini.

“Saya bersyukur menjadi peserta JKN-KIS, dan selalu mengajak orang disekitar saya untuk turut serta. Karena tidak ada salahnya kita ikut program ini,” ujar dia.

Dia menambahkan iuran yang dibayar setiap bulan, tidak saja membantu diri sendiri, tapi juga untuk membantu peserta yang membutuhkan.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru