Hoki Lembata dan Daya Magis Pinalti

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 September 2022 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 172 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Persebata Lembata dan Perserond Rote Ndao berebutan bola pada babak semifinal Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di GOR 99 Lewoleba, Minggu (25/9)

Pemain Persebata Lembata dan Perserond Rote Ndao berebutan bola pada babak semifinal Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di GOR 99 Lewoleba, Minggu (25/9)

Lewoleba-SuaraSikka.com: Persebata Lembata sepertinya punya daya magis tersendiri dalam urusan adu pinalti pada Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata.

Bagaimana tidak! Tiga kali Lembata unggul dalam drama adu pinalti. Terakhir, Lembata sukses menekuk Perserond Rote Ndao dengan skor 6-5 (5-4) di GOR 99 Lewoleba, Minggu (25/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil ini mengantar Lembata menuju partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/9) mendatang. Lawan pada final baru akan ditentukan besok antara Perse Ende atau Persim Manggarai.

Ini merupakan final pertama bagi Lembata selama mengikuti ETMC sejak tahun 1999. Prestasi tertinggi Lembata yakni juara 3 ETMC Tahun 2006 di Kabupaten Alor.

Tim Persebata Lembata pose sebelum babak semifinal

Lima penendang Lembata sukses menjebol gawang Melkior Doni Bungan. Mereka adalah Ulrikus Mas Pati, Sebastianus Wetu, Muhamad Hajir Suryana, Arsenius Ola, dan Yohanes Kopong.

Yohanes Kopong memastikan langkah Lembata ke final setelah tendangan kerasnya merobek jaring Rote Ndao.

Lembata unggul selisih satu gol karena Putra Hurek, penendang kelima Rote Ndao gagal mengeksekusi pinalti. Bola yang diarahkan ke kanan gawang, dapat ditepis keluar penjaga gawang Marianus Labi Namang.

Empat eksekutor Rote Ndao, Patih Sari Aikoli, Petrus Kopong, Ucok BM, dan Markus Lobo sukses menjinakkan penjaga gawang spesialis pinalti itu.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Bentrok Lembata dan Rote Ndao disaksikan kurang lebih 10.000 penonton. Ini merupakan rekor penonton terbanyak sejak turnamen ini digelar Jumat (9/9) lalu.

Lembata mestinya unggul lebih dulu pada menit ke-9. Wasit Abdul Syukur menunjuk titik putih setelah striker Muhamad Irwanto Hayon dijatuhkan di kotak pinalti.

Cesar Aprlio Burak Making dipercayakan menjadi algojo. Tendangannya dengan mudah terbaca penjaga gawang.

Tim Perserond Rote Ndao

Rote Ndao yang pernah dikalahkan Lembata pada babak penyisihan, bermain sangat gemilang. Mereka mendikte lawan dengan sentuhan bola pendek dari kaki ke kaki.

Desmon Nenobais membuat hening penonton Lembata pada menit ke-22. Dia menyambut umpan matang Andreas Wiliam Wololepe yang bergerak dari sayap kanan.

Sundulan Desmon Nenobais tidak bisa diantisipasi Marianus Labi Namang. Sekejap GOR 99 Lewoleba hening.

Lembata berupaya menekan pertahanan Rote Ndao. Ulrikus Mas Pati dimasukkan menggantikan Muhamad Irwanto Hayon yang mengalami cedera.

Master, pemilik nomor punggung 47 itu belum maksimal. Biasa bermain sebagai jenderal lapangan, kali ini dia dipaksa menjadi salah satu trisula Lembata.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Tim tuan rumah baru menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Cesar Aprilio Burak Making memberikan assist yang matang dari sayap kanan. Luis Aprilio Mitem Making menyambut dengan tendangan keras ke gawang Rote Ndao.

Hasil imbang pada waktu normal memaksa pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dua tim ini bermain sangat hati-hati. Mereka lebih banyak memilih safety.

Cesar Aprilio Burak Making semestinya bisa menambah gol pada menit ke-104. Lolos dari jebakan offside, Cesar tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Sayang, dia terlalu terburu-buru sehingga bola yang disepaknya mudah dihalau penjaga gawang.

Pada babak 16 besar, Lembata juga diuntungkan dengan drama adu pinalti. Mereka menggusur juara bertahan PS Malaka 6-5 (4-3), setelah bermain imbang 2-2.

Drama adu pinalti lagi-lagi menjadi faktor hoki bagi Lembata saat bertemu Persami Maumere pada babak 8 besar. Tuan rumah unggul 5-3 (4-2) setelah imbang 1-1.

Pelatih Kepala Persebata Lembata Hasan Wahar mengatakan sebenarnya dia memberikan target menang pada waktu normal.

Namun, kata dia, fakta membuktikan Lembata harus menang pada tiga kali pertandingan penting dengan drama adu pinalti.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru