Hati-Hati! Muncul Makelar di Sikka, Jual Murah PD Mawarani

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Oktober 2022 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 53 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi PKB Simon Subandi Supriadi

Anggota Fraksi PKB Simon Subandi Supriadi

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah isu tidak sedap muncul di sekitar persoalan PD Mawarani. Terbetik kabar ada makelar yang hendak menjual murah perusahaan milik Pemkab Sikka itu.

Isu munculnya makelar ini diungkapkan Anggota Fraksi PKB DPRD Sikka Simon Subandi Supriadi Supriadi melalui Pendapat Akhir Fraksi terhadap Penetapan Perubahan APBD Sikka TA 2022, Selasa (18/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simon Subandi Supriadi mengaku pada Senin (17/1) dia ditelepon oleh seorang pengusaha yang memberi kabar akan mengelola PD Mawarani melalui mekanisme Kerja Sama Operasional (KSO).

Pengusaha ini menelepon Simon Subandi Supriadi dalam rangka meminta bantuan untuk mendukung niatnya tersebut.

Anggota Dewan ini sempat kaget mendengar informasi tersebut. Dia beralasan selama ini pemerintah dan DPRD Sikka tidak pernah berencana meng-KSO-kan PD Mawarani.

Simon Subandi Supriadi kemudian menggali informasi lebih jauh dari pengusaha. Dari situ dia bisa memastikan pengusaha yang hendak melakukan KSO mendapat informasi dari seorang oknum.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Ternyata oknum yang kemudian diistilahkan sebagai makelar, meminta biaya Rp 5 juta guna melancarkan proses KSO.

Usai sidang paripurna, Simon Subandi Supriadi menjelaskan bahwa pengusaha yang meneleponnya mengaku oknum makelar akan melakukan lobi kepada pemerintah untuk meng-KSO-kan PD Mawarani kepada pengusaha tersebut.

“Oknum makelar ini malah meminta pengusaha segera masukkan profil perusahaan melalui dia. Sekalian serahkan uang Rp 5 juta sebagai jaminan. Jika tidak terealisasi uang akan dikembalikan,” jelas Simon Subandi Supriadi.

Terhadap hal ini Simon Subandi Supriadi mengingatkan pengusaha tersebut agar berhati-hati karena bisa saja yang dilakukan oknum makelar adalah bentuk penipuan.

“Saya bilang sama pengusaha itu, kami belum pernah bahas soal KSO. Justeru sebaliknya kemungkinan ada hibah dana, itu pun belum dibahas,” ujar dia.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Terkait identitas oknum makelar, Simon Supriadi Subandi merahasiakan. Ketika ditanya apakah oknum tersebut adalah internal PD Mawarani, dia menggeleng kepala.

Begitu juga ketika disinggung dugaan oknum makelar adalah pegawai negeri atau tim sukses, Simon Subandi Supriadi tidak menjawabnya.

Awalnya Simon Subandi Supriadi keberatan menyebut nama oknum makelar. Namun akhirnya dia menyampaikan initial oknun makelar yakni O.

Dugaan kuat O memanfaatkan situasi kritis PD Mawarani untuk mendapatkan keuntungan. Sebagaimana diketahui PD Mawarani yang menjalankan bisnis SPBU, saat kini seperti hidup enggan mati tak mau. Sudah lebih dari 4 bulan SPBU Mawarani ditutup karena alasan gangguan teknis.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru