Nelayan Ende Tidak Kembali Saat Melaut, Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 Oktober 2022 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad nelayan asal Ropa, Senin (24/10) (foto: istimewa)

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad nelayan asal Ropa, Senin (24/10) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Nelayan asal Ropa Kecamatan Maurole  Kabupaten Ende yang tidak kembali saat melaut, akhirnya ditemukan Senin (24/10) pukul 16.20 Wita, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad Paskalis Noe ditemukan di perairan Keliwumbu Ropa Kabupaten Ende, kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adalah Tim SAR Gabungan yang berhasil menemukan jasad nelayan berusia 24 tahun itu, setelah pencarian memasuki hari kelima.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Lalu Wahyu Efendi membenarkan penemuan jasad nelayan asal Ende.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 16.20 Wita setelah melakukan pencarian hari ke-5 sejak pagi tadi,” terang dia melalui keterangan resmi yang dikirim ke media ini.

Setelah berhasil menemukan jasad korban, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi menuju darat menggunakan rubber boat 30 PK milik Kantor SAR Maumere. Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Ropa.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat (21/10) Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi dari seorang warga bernama Siprianus terkait hilangnya nelayan asal Ropa.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Informasi menyebutkan Paskalis Noe, nelayan yang beralamat di Desa Keli Wumbu, Ropa, Kecamatan Maurole, belum kembali dari melaut sejak pukul 04.00 Wita dini hari.

Paskalis Neo pergi melaut di Periaran Keliwumbu. Kurang lebih pukul 06.30 Wita, seorang teman korban melihat perahu dan dayung korban hanyut tanpa awak.

Atas dasar informasi tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengerahkan 7 personil Rescuer guna mencari nelayan tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru