
Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sikka. Kali ini menimpa 3 rumah di Jalan Hogor Hini Kelurahan Kota Uneng, Kamis (3/11). Dikabarkan 1 warga meninggal dunia akibat terpanggang api.
Korban meninggal dunia adalah Marselina Martina, berusia 63 tahun. Perempuan ini mengalami kebutaan mata, sehingga diduga kuat tidak bisa menyelamatkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu semua penghuni rumah sudah tertidur. Mereka baru sadar dan kemudian menyelamatkan diri setelah mendengar teriakan warga sekitar.
Pantauan media ini di lokasi kebakaran, 3 unit rumah yang terbakar yakni milik Agustinus Mada, Petrus Emilianus Mada, dan Maksi Numba da Lopez.
Rumah Petrus Emilianus Mada terletak pada bagian depan. Rumah permanen ini dihuni 6 jiwa.
Pada bagian belakang rumah ini terdapat rumah milik Agustinus Mada. Rumah ini dihuni 3 orang, yakni Agustinus Mada bersama korban dan seorang cucu perempuan bernama Intan, berusia 15 tahun.

Lalu rumah lain yang ikut jadi korban yakni rumah milik Maksi Numba da Lopez. Letaknya persis pada sebelah utara rumah Emilianus dan Agustinus.
Maria Fersia Melani, 23 tahun, yang tidur di rumah bagian depan, mengaku kaget mendengar teriakan kebakaran.
Dia pun langsung bangun dan berlari keluar rumah. Saat itu dia melihat api sudah membumbung tinggi dan menjilat rumah Agustinus Mada, bahkan merambat ke rumah tetangga.
Rumah Agustinus Mada terbuat dari bambu, sehingga memudahkan api cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya.
Warga sekitar yang mengetahui terjadinya kebakaran, kemudian secara manual membantu memadamkan api. Mereka menyiramkan air ke titik-titik api.
Api baru berhasil dipadamkan satu jam sesudahnya. Namun rumah milik Agustinus Mada yang terbuat dari bambu harus rata dengan tanah.
Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, namun api sudah melalap habis rumah Agustinus Mada.
Petugas pemadam kebakaran kesulitan mendapatkan akses untuk memadamkan api, karena jalan masuk hanya pada bagian depan.

Setelah upaya pemadaman, petugas Damkar bersama aparat kepolisian, personil Basarnas Maumere dan warga sekitar menyisir mencari jasad Marselina Martina.
Korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah, dan langsung dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere.
Awalnya desas-desus menyebutkan Intan juga menjadi korban kebakaran. Namun setelah ditelusuri ternyata gadis 15 tahun ini dalam kondisi selamat.
Media ini mendapat informasi setelah berhasil menyelamatkan diri, Intan langsung menuju ke rumah orangtuanya di Kampung Garam.*** (eny)















