BPBD Sikka Makin Terpuruk, Utang Logistik Sejak Pebruari Belum Dibayar

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 23 November 2022 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 94 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sikka Yohanes Baptista Laba

Kepala BPBD Sikka Yohanes Baptista Laba

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sikka makin terpuruk saja paska dugaan kasus korupsi belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 lalu.

Bayangkan saja, utang logistik untuk kegiatan kebencanaan dan penanganan Covid-19 kepada pihak ketiga, hingga kini belum dibayar. Padahal utang dilakukan pada Pebruari dan Maret 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak ketiga terus melakukan penagihan. Sementara uang belum bisa dicairkan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sikka.

Kepala BPBD Sikka Yohanes Baptista Laba yang dihubungi di ruang kerjanya, Rabu (23/11), mengakui ada beberapa kegiatan yang menggunakan dana BTT TA 2022, namun hingga kini belum dicairkan.

Dia menyebut seperti bantuan logistik untuk korban banjir di Kecamatan Talibura pada Pebruari 2022 lalu.

Selain itu, kata dia, yang juga belum diselesaikan yakni kegiatan penanganan pasien Covid pada Pebruari hingga Maret 2022 lalu.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

“Kami sudah ajukan ke Keuangan. Tapi karena dokumen tercecer, sehingga kami harus ajukan kembali. Sudah kami ajukan lagi,” jelas Yohanes Laba.

Informasi yang dihimpun media ini, utang logistik untuk kegiatan kebencanaan banjir di Talibura, bernilai Rp 13.912.500.

Logistik diambil pada salah satu toko di Kota Maumere. Barang-barang yang diambil antara lain beras, gula pasir, teh kotak, telur, kopi, aqua, sarimie, migor, dan lain-lain. Semua barang sudah disalurkan kepada korban bencana.

Sedangkan kegiatan
penanganan pasien covid berlangsung pada 9 Pebruari hingga 13 Maret 2022. Ini merupakan kegiatan tahap pertama.

Pihak ketiga menyiapkan konsumsi bagi pasien Covid yang menjalani karantina terpusat di lokasi belakang Swalayan Roxy dan gedung belakang ChoSik Sikka. Biaya keseluruhan mencapai lebih dari Rp 80 juta.

Anehnya, untuk kegiatan penanganan pasien Covid tahap kedua, yang juga dilakukan kerja sama dengan pihak ketiga, justeru dananya sudah dicairkan.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Verifikasi
Secara terpisah Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Putu Botha memastikan dokumen pengusulan pencairan untuk 2 kegiatan tersebut belum lama diterima BPKAD.

Menurut Putu Botha, pihaknya perlu melakukan verifikasi dengan hati-hati, teliti, dan berulang-ukang kali. Dengan demikian, kata dia, supaya tidak ada masalah di kemudian hari.

Lebih lanjut Putu Botha mengatakan proses verifikasi sudah selesai, dan dia sendiri telah menandatangani usulan penambahan anggaran untuk kemudian dilakukan proses pencairan.

“Kalaunl cepat, bisa selesai hari ini. Paling lambat besok pagi,” ujar dia.

Pihak ketiga yang melakukan kerja sama dengan BPBD Sikka sangat berharap agar dana segera dicairkan, sehingga usaha mereka bisa berjalan lancar.

Mereka sangat memahami bahwa proses pencairan butuh waktu yang cukup lama. Namun kasus dugaan korupsi BTT 2021 pada BPBD Sikka menjadikan mereka kuatir.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru