Seleksi PPK, KPU Sikka Diingatkan Kasus Tip Ex dan Hitung Ulang

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 November 2022 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 74 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi PKP Sikka Faustinus Vasko

Politisi PKP Sikka Faustinus Vasko

Maumere-SuaraSikka.com: KPU Sikka tengah melakukan seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sebagai salah satu Badan Adhoc Pemilu 2024 mendatang.

Sejumlah politisi berharap KPU Sikka serius melakukan seleksi PPK, sehingga menghasilkan PPK yang benar-benar berkualitas, berintegritas, dan independen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini mengingat peristiwa memalukan yang pernah terjadi pada Pemilu 2019 kali lalu yakni kasus tip ex pada PPK Hewokloang dan kasus hitung ulang pada PPK Alok Timur.

Politisi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Kabupaten Sikka Faustinus Vasko menegaskan dua kasus tersebut telah mencoreng wajah demokrasi di Kabupaten Sikka.

Dia mengingatkan agar peristiwa memalukan semacam ini tidak muncul lagi pada Pemilu 2024. Mantan anggota DPRD Sikka ini juga mengingatkan agar KPU Sikka mewanti-wanti muncul kasus dam modus baru.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Karena itu, hemat dia, kuncinya ada pada bagaimana kualitas proses seleksi yang dilakukan KPU Sikka. Bagi dia, dengan beban kerja yang mulai padat, KPU Sikka harus benar-benar konsentrasi melaksanakan seleksi PPK.

Secara terpisah Claudius Hyginus Daga mengingatkan KPU Sikka untuk tidak meloloskan orang-orang yang pernah terlibat sebagai PPK Alok Timur pada Pemilu 2019 lalu.

“Mereka punya hak untuk ikut seleksi. Tapi dengan sepak terjang buruk yang menurunkan kualitas demokrasi, sebaiknya orang-orang tersebut jangan sampai lolos. Saya kuatir kasus kali lalu bisa saja terulang lagi,” ujar anggota DPRD Sikka ini, Sabtu (26/11).

Sebagai pihak yang nyaris dikorbankan pada saat itu, dia mengaku sedih dengan praktik-praktik dugaan manipulasi mekanisme penghitungan suara yang dilakukan oknum PPK Alok Timur.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

KPU Sikka membutuhkan 105 personil PPK, masing-masing 5 orang untuk setiap kecamatan. Pendaftaran sudah dibuka pada 20 Nopember 2022, dan akan ditutup pada 29 Nopember 2022.

Untuk proses seleksi, KPU Sikka berharap pendaftar berjumlah 3 kali kebutuhan, sehingga pendaftar untuk setiap kecamatan berjumlah minimal 15 orang.

Jika sampai jadwal penutupan jumlah pendafar pada setiap kecamatan belum memenuhi kebutuhan, KPU Sikka akan memperpanjang jadwal pendaftaran 3 hari ke depan.

Hingga Kamis (24/11), masih 8 kecamatan yang belum memenuhi kebutuhan minimal 15 pendaftar, yakni Kecamatan Lela, Nele, Waigete, Bola, Magepanda, Waiblama, Hewokloang, dan Mapitara.

Untuk Lela baru 13 pelamar, Nele 4 pelamar, Waigete 9 pelamar, Bola 8 pelamar, Magepanda 5 pelamar, Waiblama 6 pelamar, Hewokloang 10 pelamar, dan Mapitara 11 pelamar.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru