Soroti Kinerja PPK dan Panwascam, Amandus Ratason: Cukup Saya yang Dikorbankan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 Desember 2022 - 10:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 59 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi PKB Sikka Amandus Ratason, korban kasus tipex Pemilu 2019 lalu

Politisi PKB Sikka Amandus Ratason, korban kasus tipex Pemilu 2019 lalu

Maumere-SuaraSikka.com: KPU Sikka dan Bawaslu Sikka kini tengah melaksanakan proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang.

Dua Panitia Adhoc ini, dalam tugas dan kapasitas masing-masing, menjadi bagian penting dari penyelenggaraan dan suksesnya pesta demokrasi di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PKB Sikka Amandus Ratason ternyata diam-diam mencermati proses perekrutan PPK dan Panwascam di Kabupaten Sikka.

Dia memiliki alasan khusus terkait hal ini, menyusul pengalaman buruk yang dia alami pada Pemilu 2019 lalu.

Pengalaman buruk itu terungkap saat Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten untuk PPK Hewokloang.

Problema ini kemudian viral dan dikenal dengan istilah kasus tipex. Dan hingga kini, kasus tipex masih terus menjadi buah bibir pada perhelatan demokrasi mendatang.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

“Saya salah satu orang yang dikorbankan dalam proses Pemilu 2019. Karena itu saya berharap, cukup saya saja yang dikorbankan. Jangan terulang lagi pada Pemilu 2024 mendatang,” tegas Amandus Ratason.

Itulah alasan yang membuat Amandus Ratason getol menyimak proses perekrutan PPK dan Panwascam, khususnya untuk Kecamatan Hewokloang.

Dia menduga proses perekrutan personil Panwascam Hewokloang, mengalami banyak kejanggalan.

Salah satu kejanggalan, ungkap dia, yakni beberapa calon yang mendapatkan nilai baik dalam seleksi, ternyata tidak lolos. Justeru yang diakomodir adalah calon dengan standar nilai yang jauh dari ketentuan.

Selain itu, tambah dia, yang paling menakutkan yakni orang-orang lama direkrut kembali dalam proses ini. Padahal, Panwascam  Hewokloang Pemilu 2019 diduga terlibat langsung dalam kasus tipex.

“Mestinya mereka tidak boleh diakomodir untuk Pemilu 2024,” tegas dia.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Munculnya kejanggalan-kejanggalan seperti ini, hemat Amandus Ratason, justeru akan membuka peluang kecurangan seperti Pemilu 2019 lalu.

Melihat kondisi seperti ini, Amandus Ratason mendesak agar Bawaslu Sikka mempertimbangkan kembali hasil perekrutan Panwascam di Kabupaten Sikka.

Pada bagian lain, Amandus Ratason juga menyinggung proses rekruitmen PPK yang dilakukan KPU Sikka. Dia mengingatkan KPU Sikka agar tidak mengakomodir kembali PPK Hewokloang yang pernah bertugas pada Pemilu 2019 lalu.

“Semua orang punya hak untuk terlibat menyukseskan Pemilu 2024. Tapi pesta demokrasi ini harus bermartabat. Karena itu sebaiknya hindari tangan-tangan usil yang bisa mencederai demokrasi di Sikka,” ujar dia.

Seleksi PPK sudah memasuki tahapan wawancara. Hari ini merupakan hari ketiga atau hari terakhir pelaksanaan wawancara. KPU Sikka akan menetapkan calon anggota PPK Terpilih pada Senin mendatang.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru