Kasus Dugaan Korupsi BTT Terkatung-Katung, Jaringan HAM Desak Kejagung Copot Kajari Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Januari 2023 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 58 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Jaringan HAM Sikka Soflan Angi orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka terkait kasus dugaan korupsi dana BTT, Senin (30/1)

Koordinator Jaringan HAM Sikka Soflan Angi orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka terkait kasus dugaan korupsi dana BTT, Senin (30/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di Kantor BPBD Sikka, hingga kini masih terkatung-katung.

Kejaksaan Negeri Sikka belum bisa melakukan proses lanjut karena belum mengantongi dokumen perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Propinsi NTT.

Padahal dugaan kasus korupsi ini sudah bergulir sejak Mei 2022 lalu, ketika Kejaksaan Negeri Sikka dipimpin oleh Fahmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan Kajari Fahmi waktu itu berani melakukan penyelidikan sebelum turunnya Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTT.

Setelah Fahmi pindah pada Agustus 2022, kasus BTT kemudian dilanjutkan oleh Kajari Fatoni Hatam.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Valens Pogon dari Jaringan HAM sedang orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Valens Pogon, salah satu anggota Jaringan HAM Sikka memastikan mereka pernah bersilaturahmi dengan Kajari Fatoni Hatam.

“Waktu itu Kajari sampaikan dia sudah mempelajari seluruh dokumen terkait kasus BTT. Ada banyak yang terlibat. Dia butuh waktu. Malah dia janji kasus ini selesai sebelum Natal. Dia bilang, anggaplah jadi kado Natal buat masyarakat Kabupaten Sikka. Ternyata sampai sekarang belum jelas,” ujar Valens Pogon, Senin (30/1) di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.

Menyikapi lamanya penyelesaian kasus dugaan korupsi BTT, Koordinator Jaringan HAM Sikka Siflan Angi dengan nada keras mendesak Kejaksaan Agung mengambil sikap tegas dengan mencopot Kajari Fatoni Hatam.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Kalau Kajari Sikka yang sekarang ini juga tidak bisa selesaikan, kita minta Kejagung copot dia, gantikan dengan yang lebih serius urus kasus-kasus korupsi di Sikka,” tegas Siflan Angi.

Kajati Sikka Fatoni Hatam dialog dengan massa aksi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Kajari Sikka Fatoni Hatam menemui massa aksi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sikka. Di depan massa aksi dia menyampaikan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat NTT.

Untuk mendorong percepatan terbitnya perhitingan kerugian negara, Fatoni Hatam berencana mengirim Tim Penyidik mendatangi langsung Kantor Inspektorat NTT di Kupang.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru