Massa Aksi Jaringan HAM Tinggalkan Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 Februari 2023 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 42 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pidsus Kejari Sikka Fajrin Irwan Nurmansyah (kedua dari kiri) memperlihatkan dokumen perhitungan kerugian negara yang diterima dati Tim Audit Inspektorat NTT, Rabu (1/2)

Kasi Pidsus Kejari Sikka Fajrin Irwan Nurmansyah (kedua dari kiri) memperlihatkan dokumen perhitungan kerugian negara yang diterima dati Tim Audit Inspektorat NTT, Rabu (1/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Aktifis Jaringan HAM Sikka akhirnya meninggalkan Kantor Kejaksaan Negeri setempat, Rabu (1/2), setelah 3 hari melakukan aksi demonstrasi di kantor tersebut.

Mereka bersepakat menghentikan aksi demonstrasi, dan kembali ke institusi masing-masing.

Hal ini dilakukan setelah Jaringan HAM memastikan dokumen perhitungan kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di BPBD Sikka sudah diserahkan Inspektorat Propinsi NTT kepada Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Jaringan HAM Sikka Siflan Angi

Koordinator Jaringan HAM Siflan Angi menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kajari Sikka Fatoni Hatam untuk memastikan posisi keberadaan dokumen tersebut.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

“Ya, Kajari melakukan video call dengan staf di Kupang, dan dipastikan dokumen tersebut sudah di tangan Tim Penyidik,” jekass dia.

Dengan fakta demikian, ujar Siflan Angi, artinya tuntutan awal Jaringan HAM untuk mempercepat terbitnya perhitungan kerugian negara, sudah terpenuhi.

Meski demikian, lanjut dia, aksi Jaringan HAM tidak berhenti sampai di situ. Karena hematnya, tuntutan yang lebih substansial yakni meminta Kejaksaan Negeri Sikka segera mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi BTT.

Siflan Angi memastikan Jaringan HAM akan mendatangi lagi Kantor Kejaksaan Negeri Sikka pada Rabu (8/1) mendatang.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
BEM ITFK Ledalero mengemas logistik dan alst peraga pendukung aksi Jaringan HAM

Pantauan media ini, Jaringan HAM mengemas perangkat pengeras suara dan logistik pendukung selama 3 hari menduduki Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.

Mereka juga membuka dan menurunkan spanduk-spanduk yang dalam 3 hari ini diikatkan pada tenda dan pagar kantor.

Sekitar pukul 14.30 Wita para aktifis Jaringan HAM perlahan-lahan meninggalkan Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.

Sebelumnya, pada aksi hari ketiga, aktifis Jaringan HAM secara bergantian melakukan orasi. Selain mengupas kasus dugaan korupsi BTT, beberapa orator mengkritisi maraknya kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Sikka dalam beberapa tahun terakhir ini.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru