Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem Julie Sutrisno Laiskodat menggelorakan restorasi lingkungan melalui gerakan menanam pohon. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Sikka Go Green.
Gerakan ini akan dilaksanakan selama 1 bulan, dengan fokus kepada lingkungan sekolah menengah atas dan menengah kejuruan, lahan usaha tani masyarakat, serta lingkungan pemukiman masyarakat.
Setidaknya terdapat 8.000 anakan bantuan aspirasi Julie Laiskodat melalui Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI untuk mendukung terlaksananya gerakan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ribuan anakan tersebut bervariasi jenis seperti anakan tanaman jambu kristal, anakan kelengkeng, anakan jambu air dan anakan mangga.
Rinto Baptista, staf ahli Julie Laiskodat menjelaskan NasDem sebagai sebuah partai politik modern merasa terpanggil untuk mewujudnyatakan gerakan restorasi khususnya restorasi bidang lingkungan hidup.
Dalam semangat itu lanjut dia, Julie Laiskodat memilih penghijauan dengan melakukan gerakan menanam pohon, sebagai sebuah upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Gerakan penghijauan yang diinisiasi Julie Laiskodat mengusung tema Environment Restoration atau restorasi lingkungan.
Sikka Go Green, ujar Rinto Baptista, merupakan jawaban Julie Laiskodat akan banyak permintaan anakan yang diajukan lembaga pendidikan, kelompok tani, kelompok tani hutan, organisasi kemasyarakatan dan LSM.
“Menanam pohon dan melakukan penghijauan adalah merawat kehidupan. Itulah, dengan kesadaran politik hijau yang sangat kuat, Ibu Julie tak pernah berhenti memperjuangkan hal ini,” ungkap Rinto Baptista.

Lestarikan Tradisi Menanam
Langkah gerakan penghijauan diawali dengan penyerahan bantuan anakan di SMAS Caritas pada Kamis (2/2). Selanjutnya, kegiatan yang sama dilaksanakan pada Jumat (3/2) di SMAN 2 Maumere dan SMK Santo Gabriel Maumere.
Julie Laiskodat sendiri tidak hadir pada kegiatan ini. Dia diwakili Ketua Partai Nasdem Kabupaten Sikka Romanus Woga, yang juga adalah Wakil Bupati Sikka.
Rangkaian penyerahan dan penanaman anakan pada Jumat (3/2) dimulai dari SMAN 2 Maumere, dan dilanjutkan di SMK Santo Gabriel.
Romanus Woga bersama rombongan disambut dengan tarian dan sapaan adat. Suasana begitu riuh riah.
Penyerahan bantuan anakan dilangsungkan di Aula SMAN 2 dan Aula SMK Santo Gabriel. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman simbolis sejumlah anakan di dalam area lingkungan sekolah masing-masing.
Romanus Woga mengajak lembaga pendidikan untuk membudayakan semangat menanam demi melestarikan lingkungan.
“Tradisi menanam pohon perlu kita galakan di lingkungan sekolah,” ajak dia.
Romanus Woga mengingatkan para pelajar agar memperkaya pengetahuan, pengalaman dan harus berkarakter, sehingga tidak kalah dengan pelajar di daerah lain.
Dia mencontohkan dirinya pada masa1970-1980, ketika menggalakan para petani menanam pala, kakao dan cengkeh pada sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka.
“Hasilnya ya dinikmati sampai sekarang. Jadi kalau petani-petani omong pala, cengkeh dan kakao, pasti mereka ingat saya,” kenang dia bangga disambut tepuk riuh guru, pelajar dan pegawai SMAN 2 Maumere.

Lingkungan Hijau, KBM Nyaman
Kepala SMAN 2 Maumere Eddy da Silva dan Kepala SMK Santo Gabriel Maumere Stanislaus Adil mengapresiasi gerakan menanam pohon di lingkungan sekolah.
Dengan kondisi lingkungan sekolah yang hijau, baik Eddy da Silva maupun Stanislaus Adil Secara terpisah keduanya yakin akan menciptakan suasana kondusif dan nyaman pada kegiatan belajar mengajar.
“Pohon berperan besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Rindang dan hijaunya lingkungan sekolah kami, pasti membawa kesejukan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar,” ungkap Stanislaus Adil.
Pada bagian lain, Eddy da Silva dan Stanislaus Adil berharap Partai NasDem dan Julie Liskodat dapat memperjuangkan sejumlah kebutuhan prasarana dan sarana sekolah, termasuk literatur pembelajaran.
Dalam momen gerakan menanam ini, diserahkan juga sejumlah literasi empat pilar kebangsaan kepada pengurus Osis SMAN 2 Maumere dan SMK Santo Gabriel Maumere.
Kosmas Nong Sega Ketua Osis SMK Santo Gabriel Maumere saat menerima literasi 4 Pilar Kebangsaan mengungkapkan terimakasih dan apresiasi kepada Partai NasDem teristimewa kepada Julie Laiskodat.
“Kami akan baca dengan baik buku-buku ini, karena kami mau menjadi generasi berkarakter, generasi Pancasilais dan berwawasan kebangsaan,” ujar dia.
Kosmas Nong Sega secara khusus meminta kehadiran Julie Laiskodat, karena selama ini mereka baru sebatas mengenal nama, belum melihat langsung sosok perempuan yang juga adalah istri Gubernur NTT itu.*** (eny)















