Busyet! Proyek Ijukutu Rp 4,2 Miliar, Hanya Dikerjakan 0,04 Persen

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 Februari 2023 - 06:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Pembuat Komitmen Nong Buyung Dekresando

Pejabat Pembuat Komitmen Nong Buyung Dekresando

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah dua kali gagal lelang, Proyek Pembangunan Jaringan Air IKK Kecamatan Paga Mata Air Ijukutu akhirnya berhasil dikerjakan.

Sialnya, pekerjaan proyek ini malah berbuntut gagal. Pasalnya proyek senilai Rp 4.205.065.378, ternyata hingga 31 Desember 2022 baru mencapai realisasi fisik 0,04 persen.

Pelaksana kegiatan adalah CV Varanus Cipta Perkasa, sebuah perusahaan jasa konstruksi yang beralamat di Jalan Kolombeke Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang bersumber dari dana pinjaman daerah ini dikerjakan pada awal September 2022 dengan masa akhir pekerjaan pada 5 Januari 2023. Hingga saat deadline waktu, progress pekerjaan mentok pada 0,04 persen.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Pejabat Pembuat Komitmen Nong Buyung Dekresando saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Selasa (7/2), menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah-langkah teknis terhadap kondisi ini.

Dia mengaku sudah mengoordinasikan hal tersebut kepada pihak asuransi di Kupang untuk mengetahui klaim jaminan. Koordinasi dilakukan, kata dia, dalam rangka pertimbangan pemutusan kontrak.

Setelah koordinasi, ternyata pihak asuransi belum mengetahui persoalan proyek ini. Sehingga disarankan untuk mengikuti mekanisme.

Terkait ini, kata Nong Buyung Dekresando, pihaknya telah melakukan perpanjangan kontrak selama 50 hari, hingga 24 Pebruari 2023.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Senin ini kami panggil rekanan untuk SCM 3. Kalau rekanan tidak bisa berikan keyakinan kepada kami, yah kami akan putus kontrak,” jelas dia.

Menurut Nong Buyung Dekresando, Proyek Air Minum Ijukutu ini terkendala akibat kurangnya modal yang dimiliki kontraktor pelaksana.

Sementara media ini mendapat informasi bahwa pelaksana kegiatan telah memperokeh uang muka senilai Rp 630.759.807. Nong Buyung Dekresando sendiri tidak tahu pemanfaatan uang muka tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru