Biarawan Biarawati di Tiga Keuskupan Sepakat Hentikan Perdagangan Orang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 Februari 2023 - 09:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 99 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi kelompok terkait kasus perdagangan orang saat Workshop di Aula Santa Theresia Avila Maumere, Jumat (17/2)

Diskusi kelompok terkait kasus perdagangan orang saat Workshop di Aula Santa Theresia Avila Maumere, Jumat (17/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Kurang lebih 80 biarawan biarawati di Flores bersepakat menghentikan perdagangan orang yang marak terjadi di daerah itu.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui Workshop Gerak Bersama Hentikan Perdagangan Orang. Kegiatan satu hari ini berlangsung di Aula Santa Theresia Avilla Maumere, Komples Susteran SSpS di Jalan Ahmad Yani, Jumat (17/2).

Peserta Workshop Perdagangan Orang sedang mendengarkan paparan materi

Biarawan biarawati ini datang dari 3 keuskupan, yakni Keuskupan Maumere, Keuskupan Agung Ende, dan Keuskupan Larantuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian peserta didominasi para biarawati Komunitas SSpS dari Maumere, Kewapante, Ende, Ndora, Maukaro, Nagekeo, Mataloko, Larantuka, Hokeng, Boganatar, Balela, Waiwadan, dan Boto.

Peserta lain berasal dari Komunitas Matridis Keuskupan Maumere, dan juga para frater dari Ordo CJD.

Prihatin
Workshop digelar oleh Perkumpulan Divisi Perempuan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK), bekerja sama dengan
Mensen Met Een Missie (MM).

Ini merupakan workshop gelombang kedua, karena workshop yang sama sebelumnya sudah digelar pada Jumat pekan lalu.

Suasana Workshop Perdagangan Orang di Aula Santa Theresia Avila, Jumat (17/2)

Suster Fransiska Imakulata dari Divisi Perempuan TRuK menjelaskan sebagai lembaga yang sangat peka terhadap kasus kemanusiaan, Divisi Perempuan TRuK turut bertanggungjawab untuk menekan praktik perdagangan orang yang semakin meningkat.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Pada tahun 2021-2022, kata dia, TRuK telah melakukan pendampingan kepada 18 korban perdagangan orang dan 4 orang tenaga kerja non prosedural dengan modus perekrutan yang bervariasi.

Sementara itu perkembangan tindakan perdagangan orang masih terus dilakukan oleh para penjahat kemanusiaan, dengan sistem kerja yang lebih moderen.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Divisi Perempuan TRuK ingin membangun kerja sama dengan berbagai lembaga kemasyarakatan seperti lembaga keagamaan, untuk memberantas dan mengatasi tindakan perdagangan orang.

Tugas dan tanggung jawab ini sebenarnya tidak hanya bersifat fungsioanl saja, tetapi menjadi fokus bagi semua lembaga masyarakat dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pada tataran ini lembaga agama menjadi salah satu penggerak untuk mencegah dan memberantas politik perdagangan orang,” ujar dia.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Menurut Divisi Perempuan TRuK peran tokoh agama menjadi salah satu kunci utama dalam usaha meretas kasus perdagangan orang di Kabupaten Sikka ini.

Sejumlaj biarawati terlibat dalam diskusi kelompok

Nilai Kemanusiaan
Workshop Gerak Bersama Hentikan Perdagangan Orang menjadi momen untuk menciptakan kerja sama yang lebih baik dan aktif antara lembaga Divisi Perempuan TRuK dengan para biarawan biarawati dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Sikka.

Ada beberapa tujuan pada keguatan ini. Pertama, menempatkan peran biarawan biarawati sebagai penggerak usaha penanganan kasus perdagangan orang sebagai bentuk perjuangan terhadap Hak Azasi Manusia.

Kedua, biarawan biarawati mampu memahami mekanisme penanganan kasus perdagangan orang sehingga dapat membantu korban yang ada di lingkungan komunitasnya.

Dan ketiga, biarawan biarawati mampu membaca dan mencegah praktik perdagangan orang.

Beberapa narasumber membawakan materi antara lain Pater Yosef Kladu Koten dan Yosefina Dafrosa Keytimu dari TRuK.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru