Proyek Jalan Kisa-Magepanda Habiskan Rp 6 Miliar, Ternyata Tidak Bisa Dilewati Kendaraan Bermotor

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Maret 2023 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 108 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPK Perwakilan NTT melakukan audit pekerjaan jalan Kisa-Magepanda pada awal Maret 2023 lalu

Tim BPK Perwakilan NTT melakukan audit pekerjaan jalan Kisa-Magepanda pada awal Maret 2023 lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Pembukaan jalan baru Kisa-Magepanda di Kabupaten Sikka, menyisakan persoalan besar. Fraksi-Fraksi di DPRD pun melancarkan kritik tajam.

Sekretaris Fraksi PAN Filario Charles Betrandi menyebut pekerjaan Pembukaan Jalan Baru Kisa-Magepanda menunjukkan fakta yang jelas di lapangan bahwa kondisi jalan tersebut masih jauh dari harapan masyarakat Magepanda dan Mego.

Sesuai pengamatan Fraksi PAN, kondisi jalan begitu miris karena hanya meninggalkan banyak lubang besar sepanjang ruas jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jelas pembukaan jalan ini sama sekali tidak berdampak pada peningkatan ekonomi. Karena dengan kondisi yang ada malah mmpersulit mobilitas barang dan jasa pada ruas jalan ini,” ujar Filario Charles Betrandi.

Fraksi PAN berpandangan perencanaan pembukaan ruas jalan ini tidak matang.

Sejatinya, menurut Filario Charles Betrandi, yang penting dan sungguh mendesak untuk ditangani adalah ruas jalan utama Lekebai-Wololangga.

Hemat Fraksi PAN, Lekebai-Wololangga menjadi ruas jalan utama untuk mobilitas manusia, barang dan jasa bagi Desa Gera, Desa Bhera dan Desa Liakutu di Kecamatan Mego.

“Bagi kami, pembukaan jalan baru Kisa-Magepanda patut diduga menyimpan sebuah maksud tersembunyi yang harus ditelusuri secara lebih mendalam,” ungkap Filario Charles Bertrandi.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Sementara itu Sekretaris Fraksi PKB Petrus Woda mengatakan berdasarkan hasil monitoring, ditemukan bahwa pembangunan jalan Kisa-Magepanda “agak aneh”.

“Dalam laporan yang kami terima, pekerjaan ruas jalan ini telah mencapai 92,15 persen. Namun dalam hasil pantauan Fraksi, jalan yang dibangun bukan selayaknya jalan baru melainkan seperti kali kecil yang tentunya tidak bisa dilewati kendaraan bermotor,  kecuali pejalan kaki,” ungkap Petrus Woda.

Fraksi PKB menegaskan pembukaan ruas.jalan ini tidak ada sama sekali azas bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, Fraksi meminta untuk segera menuntaskan pekerjaan tersebut sebelum kami akan melaporkan hal ini ke penegak hukum,” ancam Fraksi PKB.

Pada tempat yang sama, Fraksi Partai Nasdem mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Sikka untuk pemulihan ekonomi daerah dengan melakukan pinjaman daerah yang begitu besar nilainya.

Hanya saja, ujar Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Somi, sangat disayangkan, karena terkadang proyek yang dilaksanakan tidak berdampak pada azas manfaat.

“Seperti pembangunan jalan Kisa-Magepanda yang menelan dana cukup besar sekitar Rp 7 miliar lebih, tetapi setelah dikerjakan sampai saat ini tidak bisa dimanfaatkan,” ujar Yosef Nong Soni.

Yosef Nong Soni mengritik pemerintah karena seharusnya berpikir lebih matang untuk merencanakan peningkatan jalan-jalan yang sudah ada.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dia menyebut seperti ruas jalan Lekebai-Wololangga, ruas jalan Simpang Kaliwajo-Wololangga, ruas jalan Welafae-Sukoria, ruas jalan Liafua-Nabe, dan ruas jalan Sukoria-Detuleda.

Alasan Fraksi Partai Nasdem, karena ruas-ruas jalan tersebut hingga kini kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga masyarakat sangat sulit untuk melakukan aktifitas, apalagi pada musim hujan.

Kondisi salah satu bagian pekerjaan pembukaan jalan Kisa-Magepanda

Sudah Diperbaiki
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Sikka Silvester Iku menjelaskan realisasi fisik pembukaan jalan Kisa-Magepanda seharusnya 97 persen.

Tapi sesuai tagihan, fisiknya baru mencapai 93 persen, karena sementara ini ada pekerjaan pemasangan aramco. Pekerjaan aspal 1 kilometer sudah dikerjakan, namun BPK meminta penambaham ketebalan menjadi 1,5 centimeter.

Silvester Iku menambahkan apa yang disuarakan fraksi-fraksi, sebenarnya sudah dikerjakan. Bahkan truk sudah bisa melintas.

“Hanya saja waktu hujan kemarin, jangankan roda dua, manusia saja tidak bisa lewat,” aku dia.

Data yang dihimpun media ini, ruas jalan Kisa-Magepanda dikerjakan oleh CV Flores Nusa Bunga, selama 180 hari dari 2 Maret 2022 hingga 28 Agustus 2022.

Proyek ini bersumber dari dana pinjaman daerah tahun anggaran 2022, dengan nilai kontrak Rp 6.091.349.000.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru