Lima Menteri Kabinet Jokowi Tersandung Korupsi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 18 Mei 2023 - 09:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkominfo Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung, Rabu (17/5)

Menkominfo Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung, Rabu (17/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus korupsi di Indonesia melibatkan pejabat-pejabat penting, Terkini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate tersandung korupsi.

Johnny G Plate dinyatakan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4 dan 5 Bakti Kominfo Tahun 2020-2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana memastikan telah terdapat cukup bukti bahwa Johnny G Plate diduga terlibat di dalam peristiwa tindak pidana korupsi pembangunan BTS 4G

Johnny G Plate dinyatakan sebagai tersangka terkait wewenangnya sebagai pengguna anggaran dan posisinya sebagai menteri.

Menkominfo merupakan menteri kelima dalam Kabinet Joko Widodo yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Sebelumnya, ada empat menteri lainnya yang terjerat kasus korupsi dan sudah divonis bersalah.

1. Idrus Marham
Eks Menteri Sosial Idrus Marham terjerat kasus suap sebesar Rp 500 juta terkait proyek kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Propinsi Riau.

Baca Juga :  Sejarah! Lumat Filipina, Indonesia Melaju ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

KPK menemukan suap diberikan Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Dilaporkan Kompas.com, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih, merupakan perantara pemberian uang suap. Eni ditangkap saat berada di rumah Idrus Marham.

Ketika kasus ini terungkap, Idrus Marham bertemu Presiden Jokowi dan mundur dari jabatannya sebagai menteri.

Setelah dinyatakan bersalah dan divonis tiga tahun penjara oleh pengadilan tipikor, vonis hukuman Idrus dipotong menjadi dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

2. Imam Nahrawi
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi terjerat kasus korupsi penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK bersama dengan asisten pribadinya Miftahul Ulum.

Politikus PKB ini diduga menerima suap sekitar Rp 14 miliar melalui Miftahul selama rentang 2014-2018.

Dia sempat mengajukan upaya hukum perlawanan hingga kasasi di Mahkamah Agung dalam kasus itu.

Baca Juga :  Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas

Namun, MA menolak kasasi dan memutuskan Imam tetap menjalani vonis tujuh tahun penjara.

3. Edhy Prabowo
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terjerat kasus suap persetujuan pemberian izin budi daya lobster dan izin ekspor Benih Bening Lobster (BBL) kepada para eksportir.

KPK melakukan operasi tangkap tangan setelah Edhy tiba di Bandara Sukarno-Hatta pada 25 Nopember 2020. Dia baru tiba dari kunjungan ke AS.

Setelah perkaranya disidangkan, Edhy dijatuhi vonis sembilan tahun penjara. MA kemudian memangkas hukumannya menjadi lima tahun penjara.

4. Juliari Peter Batubara
Eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara terbukti menerima suap sekitar Rp 32,482 miliar terkait pelaksanaan paket bansos sembako penanganan Covid-19.

Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis 12 tahun penjara selain membayar denda Rp 14,5 miliar.

Dia juga dicabut hak politiknya untuk dipilih selama empat tahun yang berlaku setelah menjalani masa pidana pokoknya.*** (*/eny)

Berita Terkait

Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas
Sejarah! Lumat Filipina, Indonesia Melaju ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
King Madrid, King Ancelotti
KPU RI Perpanjang Jadwal Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Paslon Perseorangan
TPPO di Flores Belum Berhenti, 19 Warga Lembata Diamankan di Polres Sikka, 3 Anak di Bawah Umur, Hendak ke Kalimantan
Setelah Ditetapkan Tersangka TPPO di Sikka, Penyidik Belum Tahan YS
Liga 3 Nasional Menuju 16 Besar
Penyidik Tetapkan Caleg Terpilih Sikka YS alias J Tersangka TPPO

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:28 WITA

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:54 WITA

107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:31 WITA

Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WITA

Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:47 WITA

Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:27 WITA

KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:36 WITA

Semparong Jaya Mati Mesin, Sempat Terombang-Ambing, 18 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Timnas Spanyol merayakan gol Dani Carvajal ke gawang Kroasia, Sabtu (15/6) WIB malam

Olahraga

Spanyol Masih Perkasa, Swiss Buka Asa

Minggu, 16 Jun 2024 - 03:24 WITA

Selebrasi Kai Havertz usai cetak gol pada laga pembuka Euro 2024 antara Jerman versus Skotlandia, Sabtu (15/6) dinihari WIB

Nasional

Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas

Sabtu, 15 Jun 2024 - 10:08 WITA