Tim Pemeriksa Dugaan Pelecehan di Dinas PKO Sikka, Belum Hasilkan Kesimpulan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Juni 2023 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 53 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Pemeriksa kasus dugaan pelecehan di Dinas PKO Kabupaten Sikka, hingga kini belum menghasilkan keputusan.

Padahal sebelumnya, pada Sabtu (27/5), Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera yang juga adalah Ketua Tim Pemeriksa memastikan rapat pengambilan keputusan akan digelar pada Kamis (1/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Kamis nanti Tim Pemeriksa sudah bisa menggelar pertemuan untuk membuat kesimpulan,” ujar dia usai serah terima jabatan Kadis PKO Sikka.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Sekda Sikka beralasan dirinya baru kembali dari Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Sehingga pertemuan Tim Pemeriksa yang sedianya digelar Kamis (1/6), ditunda ke Sabtu (3/6).

“Saya baru pulang dari Labyan Bajo. Rencana besok kami rapat,” jawab Sekda Sikka melalui pesan WhattsApp, Jumat (2/6) siang.

Dia berharap rapat Tim Pemeriksa yang rencana digelar besok, bisa memutuskan kesimpulan.

Kesimpulan Tim Pemeriksa akan dituangkan dalam rekomendasi, yang selanjutnya disampaikan kepada Bupati Sikka untuk mengambil keputusan.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan pelecehan di Kantor Dinas PKO Sikka, dilaporkan oleh Novi, staf Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas PKO Sikka.

Atas laporan ini, Bupati Sikka membentuk Tim Pemeriksa berjumlah 5 orang.

Tim Pemeriksa telah memeriksa 15 orang saksi. Objek pemeriksaan bukan saja kasus dugaan pelecehan, karena Tim Pemeriksa juga mengembangkam objek pemeriksaan di luar kasus dugaan pelecehan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru