
Maumere-SuaraSikka.com: Tim Pemeriksa kasus dugaan pelecehan di Dinas PKO Kabupaten Sikka, hingga kini belum menghasilkan keputusan.
Padahal sebelumnya, pada Sabtu (27/5), Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera yang juga adalah Ketua Tim Pemeriksa memastikan rapat pengambilan keputusan akan digelar pada Kamis (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari Kamis nanti Tim Pemeriksa sudah bisa menggelar pertemuan untuk membuat kesimpulan,” ujar dia usai serah terima jabatan Kadis PKO Sikka.
Sekda Sikka beralasan dirinya baru kembali dari Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.
Sehingga pertemuan Tim Pemeriksa yang sedianya digelar Kamis (1/6), ditunda ke Sabtu (3/6).
“Saya baru pulang dari Labyan Bajo. Rencana besok kami rapat,” jawab Sekda Sikka melalui pesan WhattsApp, Jumat (2/6) siang.
Dia berharap rapat Tim Pemeriksa yang rencana digelar besok, bisa memutuskan kesimpulan.
Kesimpulan Tim Pemeriksa akan dituangkan dalam rekomendasi, yang selanjutnya disampaikan kepada Bupati Sikka untuk mengambil keputusan.
Sebagaimana diketahui, kasus dugaan pelecehan di Kantor Dinas PKO Sikka, dilaporkan oleh Novi, staf Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas PKO Sikka.
Atas laporan ini, Bupati Sikka membentuk Tim Pemeriksa berjumlah 5 orang.
Tim Pemeriksa telah memeriksa 15 orang saksi. Objek pemeriksaan bukan saja kasus dugaan pelecehan, karena Tim Pemeriksa juga mengembangkam objek pemeriksaan di luar kasus dugaan pelecehan.*** (eny)




















