BPJS Kesehatan Kerja Sama RS Terapung, Jangkau Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 17 Juli 2023 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menandatangani kerja sama bersama Rumah Sakit Terapung di Kupang, Senin (17/7)

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menandatangani kerja sama bersama Rumah Sakit Terapung di Kupang, Senin (17/7)

Maumere-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan yang telah menginjak usia ke-55 tahun terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan kepada seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk mereka yang tinggal di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan (DBTFMS).

BPJS Kesehatan berupaya memastikan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti

Komitmen ini dipertegas Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat meresmikan implementasi terbatas kompensasi pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS) di Kupang, Senin (17/7).

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, setiap peserta Program Jaminan Kesehatan berhak mendapatkan manfaat jaminan kesehatan yang mencakup pelayanan perorangan, seperti pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, termasuk pelayanan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai sesuai kebutuhan medis yang dibutuhkan,” jelas Ali Ghufron Mukti.

Sejumlah pejabat hadir dalam momentum penandatanganan kerja sama. Tampak Direktur Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Agus Harianto, Gubernur NTT yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan NTT Ruth D Laiskodat, Penjabat Walikota Kupang George M Hadjoh, Dinas Kesehatan Kota Kupang yang diwakili Sub Koordinator Substansi Pelayanan Kesehatan Rujukan Mariamah.

Hadir juga Ketua PERSI wilayah NTT Yudith Kota, Perwakilan ARSSI wilayah NTT Sienny Amelia Kwok, serta stakeholder setempat yang merupakan pemerintah daerah yang memiliki wilayah DBTFMS.

Pose bersama usai penandatanganan kerja sama antara BPJS.Kesehatan dan RS Terapung

Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa manfaat jaminan kesehatan yang diberikan kepada peserta terdiri dari manfaat medis dan manfaat non-medis.

Dia mengatakan dalam situasi di mana di suatu daerah belum tersedia fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhan medis peserta, BPJS Kesehatan memiliki kewajiban untuk memberikan kompensasi sebagai upaya peningkatan aksesibilitas penjaminan pelayanan Program Jaminan Kesehatan bagi peserta.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

“Sejalan dengan itu, BPJS Kesehatan telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Yayasan Ksatria Medika Airlangga, sebagai pemilik RS Kapal Terapung Ksatria Airlangga, untuk memberikan pelayanan di daerah yang ditetapkan sebagai Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat,” terang Ghufron.

Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta akses layanan kesehatan di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas kesehatan.

Selain itu untuk meningkatkan pemerataan derajat kesehatan masyarakat.

Dia mengatakan BPJS Kesehatan berkomitmen untuk menghadirkan terobosan kerja sama dengan Rumah Sakit Bergerak, dengan harapan memberikan kemudahan dalam kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan pihak lain penyedia fasilitas kesehatan pada DBTFMS.

Kerja sama untuk pemberian pelayanan kesehatan di DBTFMS dapat dilakukan oleh BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan atau dengan organisasi masyarakat/organisasi kemanusiaan/organisasi pelayanan kesehatan atau universitas atau pihak lain yang menyelenggarakan fasilitas kesehatan.

“Melalui terobosan ini aksesibilitas layanan bagi peserta Program JKN terus meningkat sebagaimana harapan kita bersama dengan tetap memastikan mutu layanan sesuai dengan Transformasi Mutu Layanan yang tengah dikedepankan,” ujar dia.

BPJS Kesehatan saat ini juga tengah mengedepankan Transformasi Mutu Layanan di semua lini. Salah satunya melakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Bergerak.

“Harapannya dengan kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi semua pihak dan membuka akses pelayanan kesehatan yang lebih luas. Kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mewujudkan cakupan Universal Health Coverage,” tutur Ali Ghufron Mukti.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Direktur Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga Agus Harianto mengatakan Rumah Sakit Terapung telah beroperasi sejak tahun 2017. Sampai saat ini telah melayani 94 daerah terpencil di Indonesia.

“Tujuan kami bukan mengambil alih fungsi fasilitas kesehatan yang ada, namun kami melengkapi dan melayani pasien yang tidak terjangkau oleh fasilitas kesehatan. Harapan kami Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga ini dapat dikembangkan dalam memenuhi akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” jelas Agus Harianto.

Sementara itu Gubernur NTT yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan NTT Ruth D Laiskodat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya kerja sama ini sangat bagus, dalam rangka meningkatkan kemudahan peserta JKN di daerah terpencil untuk mengakses layanan kesehatan.

“Kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga merupakan terobosan besar. Harapannya dengan adanya fasilitas kesehatan di wilayah DBTFMS dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tutur Ruth Laiskodat.

Penjabat Walikota Kupang George M Hadjoh menyatakan semua pihak terkait diharapkan dapat bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, dalam mewujudkan kesehatan yang merata.

Di samping itu, harapannya fasilitas kesehatan semakin menjangkau daerah pelosok.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga yang telah menjalin kerja sama, demi mempermudah masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan, ” ujar Goerge Hadjoh.

Dia berharap fasilitas kesehatan yang tersedia semakin menjangkau daerah terpencil, demi meningkatkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN.*** (eny)

Berita Terkait

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru