Menghitung Nasib Alor di Rote Ndao

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 Agustus 2023 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 135 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skuad Persap Alor saat berhadapan dengan Persematim Manggarai Timur di Lapangan CN Dillak, Senin (21/8) pagi

Skuad Persap Alor saat berhadapan dengan Persematim Manggarai Timur di Lapangan CN Dillak, Senin (21/8) pagi

Ba’a-SuaraSikka.com: Persap Alor sedang tidak baik-baik saja di Liga 3 ETMC XXXII di Kabupaten Rote Ndao.

Laga babak penyisihan di Grup F yang dihuni Persap Alor, sudah selesai Senin (21/8). Juara ETMC 2006 itu finis di peringkat ketiga, di bawah Perss Soe dan Persematim Manggarai Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persap Alor hanya mampu mengoleksi 4 poin, hasil dari 1 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali kalah, dengan memasukkan 3 kemasukan 2.

Berada di peringkat ketiga, bagi Persap Alor sepertinya tidak pernah terpikirkan. Pasalnya langkah Persap Alor begitu meyakinkan.

Laga pertama dilewatkan dengan sukses, menekuk Perss Soe 2-0. Lalu laga kedua, Laskar Kenari bermain imbang 1-1 dengan Persesba Sumba Barat.

Mestinya di laga terakhir, Persap Alor cuma butuh hasil seri dengan Persematim Manggarai Timur. Alih-alih mencuri 1 poin, justeru Persap Alor keluar lapangan dengan kepala tertunduk, kalah 0-1.

Masih syukur ada dua peringkat ketiga terbaik yang boleh diikutkan pada babak 16 besar. Persap Alor masih boleh beradu di jalur ini.

Satu slot peringkat ketiga terbaik sudah dikunci Perserond Rote Ndao. Tim tuan rumah mengoleksi nilai 6, sudah pasti tidak lagi terkejar tim lainnya.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Sebelum bentrok Persematim dan Persap Alor, posisi peringkat ketiga terbaik kedua masih ditempati Nirwana FC. Namun dengan kemenangan Persematim pagi tadi, praktis Persap Alor menggeser tim dari Kabupaten Nagekeo itu.

Posisi Persap Alor belum aman betul. Nasibnya tergantung kepada dua pertandingan yang baru akan digelar Selasa (22/8) besok.

Platina FC di Grup B butuh menang dengan selisih 6 gol ke jaring Persim Manggarai. Situasi ini memang susah-susah gampang, meski selalu melekat jargon bola itu bulat. Jika kondisi ini terjadi, Platina unggul produktifitas gol atas Persap Alor.

Pertandingan lain yang paling menakutkan bagi Persap Alor yakni bentrok antara PS Kota Kupang dan PS Malaka di Grup D. Dua tim ini wajib menang. PS Kota Kupang lebih berpeluang karena hanya butuh minimal seri.

Persap Alor bisa menjadi peringkat ketiga terbaik kedua jika PS Kota Kupang berhasil minimal bermain imbang. Praktis Kota Kupang lolos langsung ke babak 16 besar.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Jika ini terjadi, apapun hasil pertandingan Perse Ende dan Putra Oesao FC, tim mana pun yang akan menjadi peringkat ketiga di Grup D, hampir pasti kalah koleksi poin dengan Persap Alor.

Kondisinya akan berbalik jika PS Kota Kupang kalah dari PS Malaka, sementara pada saat yang sama bentrok antara Perse Ende dan Putra Oesao FC berakhir dengan kemenangan salah satu tim.

Kalau skema ini terjadi, maka PS Kota Kupang akan menduduki peringkat ketiga dengan poin 4,  sama dengan Persap Alor. Tim mana yang keluar sebagai peringkat ketiga terbaik ditentukan melalui produktifitas gol.

Skema lain yang bisa menguntungkan Persap Alor, yakni meski PS Kota Kupang kalah dari PS Malaka, tetapi Perse Ende dan Putra Oesao FC bermain imbang. Jika ini yang terjadi, maka PS Kota Kupang menjadi runner up, dan peringkat ketiga Grup D kalah koleksi poin dari Persap Alor.

Nasib Persap Alor sepertinya tidak seberuntung tim BMU Alor Pantar yang sudah boleh berleha-leha karena telah memastikan diri melangkah ke babak 16 besar.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Liga 4 Seri Nasional, 3 Wakil NTT di Grup Neraka, Nagekeo Dikepung Tim Papua, Ini Hasil Drawing!
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru