Polisi Ungkap 2 Pelaku Teror Panah yang Sempat Bikin Geger Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 September 2023 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 365 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Reskrim Polres Sikka bersama 2 pelaku teror panah yang ditangkap Selasa (19/9)

Tim Reskrim Polres Sikka bersama 2 pelaku teror panah yang ditangkap Selasa (19/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Satuan Reskrim Polres Sikka akhirnya mengungkap pelaku kasus teror panah yang sempat bikin geger warga Kota Maumere enam bulan lalu.

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triadi Putra memimpin langsung operasi penangkapan. Dia didampingi KBO Reskrim Ipda Sang Nyoman Parwata, Kanit Buser Aiptu Rudi Hartono bersama anggota buser.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi malam kami amankan 2 pelaku teror panah,” ujar Kasat Reskrim, Rabu (20/9).

Dua pelaku teror panah yang diamankan masih berusia remaja. Mereka adalah SAP 17 tahun alias Sabri dan FN 15 tahun alias Nandi.

Satreskrim terlebih dahulu mengamankan SAP yang beralamat di Wuring Tengah Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

Saat diintrogasi,  terduga pelaku mengakui bahwa terduga pelaku yang membawa motor. Sedangkan yang memanah adalah teman pelaku berinitial FN.

Selanjutnya Tim Reskrim mengamankan FN yang beralamat di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat.

Selain mengamankan 2 pelaku, Tim Reskrim juga mengamankan barang bukti berupa 1 satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride berwarna ungu hitam tanpa TNKB, 1 satu buah anak panah yang terbuat dari paku 10 centimeter, dan 1 buah katapel yang terbuat dari besi.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Kini, pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan di Polres Sikka untuk proses hukum selanjutnya.

Sebagaimana diberitakan, kasus teror panah menimpa Gregorius Federikus Sadin, seorang pelajar berusia 17 tahun, pada Kamis (30/3) sekitar pukul 23.30 Wita.

Kasus ini ramai dan menjadi viral di laman media-media sosial. Mulanya netizen tidak menanggapi serius karena minimnya informasi publik. Namun setelah foto-foto korban ditampilkan dengan posisi anak panah yang masih tertancap, sontak netizen mengutuk peristiwa ini.

Dari berbagai informasi yang dihimpun media ini, diketahui Gregorius Federikus Sadin bersama temannya bernama Marianus Fritoloka, 21 tahun, malam itu melintasi Jalan Kimang Buleng dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Smash berwarna hitam.

Dua pelajar ini baru selesai memanfaatkan jasa internet gratis di Klinik Mahawira. Keduanya hendak kembali ke rumah, di belakang Kantor Pelni Maumere di Kelurahan Kota Uneng.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Persis di depan Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere, Gregorius Frederikus dan Marianus Fitaloka berpapasan dengan 2 motor yang datang dari arah utara.

Sepeda motor Beat berwarma putih, berboncengan 2 orang. Lalu sepeda motor Revo berwarna hitam, juga berboncengan 2 orang.

Saat itu tiba-tiba saja seorang pelaku yang adalah orang tidak dikenal, diketahui berboncengan sepeda motor Beat, melepaskan tembakan ke arah korban.

Spontan setelah itu pelaku bersama kawan-kawannya langsung kabur. Sementara Gregorius Frederikus bersama
Marianus Fritoloka terus melanjutkan perjalanan.

Korban mulai merasa sakit pada bagian kanan perut. Lalu mereka berhenti di tengah jalan. Korban kaget ketika mengetahui sebuah anak panah tertancap di bagian kanan perut.

Korban akhirnya dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan.*** (eny)

Berita Terkait

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Berita Terbaru