Tersangka Kasus Dana Sertifikasi Guru di Sikka Dikirim ke Pengadilan Tipikor Kupang

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 09:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,278 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus sunat dana sertifikasi tiba di Bandara Eltari Kupang, Kamis (5/10)

Tersangka kasus sunat dana sertifikasi tiba di Bandara Eltari Kupang, Kamis (5/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Dua tersangka kasus dugaan sunat dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka, Kamis (5/10) pagi tadi dikirim ke Kupang.

Tersangka diberangkatkan dari Maumere dengan menggunakan pesawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka I Putu Bayu Pinarta menjelaskan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sikka telah memroses pelimpahan perkara ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Para tersangka sudah dipindahkan ke Kupang pagi tadi,” jelas I Puthu Bayu Pinarta.

Dengan proses ini, kata dia, nantinya perkara akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, dan selanjutnya akan segera disidangkan.

Sebagaimana diketahui, tersangka dalam perkara ini adalah mantan Kadis PKO Sikka YHVS alias VS dan operator dana sertifikasi guru IS.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Dana sertifikasi yang disunat senilai Rp 642.159.226. IS selalu operator mengakui uang sebanyak itu diambil dari Bendahara Pengeluaran, kemudian diserahkan ke mantan Kadis PKO. IS menerima Rp 52 juta dari tersangka YHVS alias HS.

Namun sejauh ini tersangka YVHS alias HS membantah keterangan IS. Dia menegaskan tidak pernah menerima uang dari IS.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru