Germanus Goleng lalu melakukan komunikasi persuasif. Segel pintu kantor kemudian dibuka. Selanjutnya dia melakukan audiensi dengan aktifis GMNI Sikka. Audiensi berlangsung kondusif.
GMNI Sikka membeberkan temuan dan advokasi atas sejumlah proyek yang masih 0 persen. Kadis PKO Sikka menerima hasil temuan GMNI Sikka, dan berjanji akan segera menindaklanjuti.
Selain menyoal pekerjaan proyek pokir yang masih 0 persen, GMNI Sikka juga mempersoalkan kontraktor yang kerja melebihi Sisa Kemampuan Paket (SKP), dan dugaan adanya intervensi anggota DPRD Sikka selaku pemilik pokir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana diketahui GMNI Sikka menggelar aksi demonstrasi pada Senin (16/10). Aksi ini dilakukan terkait dugaan KKN pada proyek pokir. Saat itu GMNI Sikka gagal mendapatkan penjelasan dari Dinas PKO Sikka.
Persoalannya, untuk kasus dugaan KKN yang lagi viral ini, informasi hanya satu pintu melalui Kepala Dinas PKO Sikka. Sementara saat itu yang bersangkutan sedang tugas dinas di Jakarta.
Dinas PKO Sikka mengelola 163 proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Specific Grand senilai Rp 18.125.655.000.
Terdapat 147 proyek pokir dengan menggunakan mekanisme Penunjukkan Langsung (PL).
Penetapan pemenang diduga syarat KKN, setelah terendus 3 rekanan mendapat pekerjaan hingga 6-7 paket, yang jelas-jelas melanggar Sisa Kemampuan Paket.*** (eny)
Halaman : 1 2















