Salah satu poin surat tersebut, menuliskan bahwa dalam rangka kelancaran pelayanan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, Penjabat Gubernur NTT merekomendasikan Margaretha Movaldes Da Maga Bapa menjadi Penjabat Sekda Sikka.
Pergantian Pelaksana Tugas Sekda Sikka Robertus Ray dianggap kontroversial. Pasalnya jabatan ini diobok-obok pada saat Robertus Ray sedang berjibaku memimpin Tim Anggaran Pemerintah Daerah dalam kegiatan penting menuju penetapan APBD 2024.
Lebih dari itu, sejak awal proses pengusulan Penjabat Sekda Sikka, Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera mengusulkan 3 nama yakni Robertus Ray, Konstantia Tupa Arankoja, dan Yosef Benyamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas usulan tersebut, Penjabat Gubernur NTT melalui Sekda NTT Kosmas D Lana memberikan tanggapan tertulis.
Dalam tanggapannya, disebut bahwa Penjabat Sekda adalah sebuah jabatan strategis yang perlu diisi oleh penjabat berkompeten yang bertugas membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, pengoordinasian dan pelayanan administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah.
Dengan itu, Sekda NTT meminta Penjabat Bupati Sikka mengusulkan juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sikka menjadi salah satu calon yang diusulkan untuk dapat dipertimbangkan menjadi Penjabat Sekda Sikka.
Terhadap tanggapan Penjabat Gubernur NTT melalui Sekda NTT, Penjabat Bupati Sikka lalu melayangkan surat tanggapan.
Penjabat Bupati Sikka menegaskan bahwa Margaretha Movaldes Da Maga Bapa tidak dapat diusulkan karena sedang dalam proses mutasi ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.*** (eny)




Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












