Gagal menemui Ketua KPU Sikka, massa yang berjumlah lebih dari 100 orang, kemudian melakukan unjuk rasa. Mereka terus memaksakan diri masuk ke Kantor KPU Sikka, namun bisa dihalangi beberapa petugas kepolisian.
Jumlah personil polisi yang tidak seimbang, sehingga datang bantuan pengendalian massa (Dalmas). Personil Dalmas langsung membentengi Kantor KPU Sikka.
Aksi dorong-mendorong dan tolak-menolak tidak dapat dihindarkan. Sambil itu massa aksi terus meneriakkan tuntutan mereka agar KPU Sikka menganulir hasil rekapitulasi penghitungan suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Eskalasi massa bertambah banyak. Aksi pun makin beringas. Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata kemudian menurunkan lagi pasukan Brimob Maumere, hingga akhirnya unjuk rasa berhasil diamankan.
Demikian gladi Sispamkota yang dilaksanakan Polres Sikka dalam rangka memastikan kesiapan bersama stakeholder lain untuk mengamankan Pilkada Sikka 2024.
Gladi yang berlangsung di Lapangan Umum Kota Baru tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Sikka AKP Oka Deswanta. Sebanyak 387 personil keamanan menjadi pemeran dan mengikuti serius gladi tersebut.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















