Guru PJOK di Sikka, “Garap” 8 Pelajar SD, Pelaku Sudah Ditahan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,511 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Kristiani Yosepha, PNS pada UPTD PPA Pemkab Sikka melaporkan kasus pencabulan oleh seorang guru terhadap pelajar di bawah umur

Maria Kristiani Yosepha, PNS pada UPTD PPA Pemkab Sikka melaporkan kasus pencabulan oleh seorang guru terhadap pelajar di bawah umur

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sikka. Seorang guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berinitial KK diketahui “menggarap” 8 pelajar pada salah satu SD di Kecamatan Doreng.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Jermi Soludale membenarkan hal tersebut. Dia memastikan KK yang sudah memiliki istri dengan 3 anak itu kini telah diamankan di Rutan Mapolres Sikka. Istri pelaku juga seorang guru, tetapi mengajar di sekolah yang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku sudah ditetapkan jadi tersangka, dan ditahan sejak 1 Maret 2025 lalu,” jelas Ipda Jermi Soludale di Maumere, Selasa (4/3).

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Ipda Jermi Soludale menjelaskan kasus pencabulan tersebut terkuak setelah dilaporkan oleh Maria Kristiani Yosepha, seorang PNS pada UPTD PPA Pemkab Sikka. Laporan Maria Kristiani Yosepha tertuang dalam laporan polisi Nomor LP/B/36/I/2025/SPKT/Polres Sikka/Polda Nusa Tenggara Timur tertanggal 27 Pebruari 2025.

Kronologi
Ipda Jermi Soludale menjelaskan bahwa KK melakukan pencabulan kepada para korban pada setiap kali mata pelajaran PJOK. Usia korban antara 8 tahun hingga 11 tahun.

“Tersangka melakukan pencabulan terhadap setiap korban dengan cara mencium pipi, mencium bibir, meraba payudara dan kemaluan korban,” jelas Ipda Jermi Soludale.

Baca Juga :  Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Dari pengembangan pemeriksaan, jelas dia, diduga kuat praktik bejat pelaku ini sudah berlangsung cukup lama, kurang lebih 1 tahun.

Para korban tidak berani melaporkan kasus ini ke kepala sekolah ataupun orang tua karena alasan pelaku mengancam akan mengurangi nilai mata pelajaran PJOK, jika korban menceritakan tabiat buruknya kepada orang lain.

Para korban yang ketakutan hanya bisa saling bercerita antara mereka. Beruntung cerita-cerita tersebut akhirnya didengar kepala sekolah. Setelah mendapatkan informasi yang valid, akhirnya kasus ini dilaporkan ke SPKT Polres Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru