“Awalnya pelan, kemudian menarik paksa,” terang Ipda Leonardus Tunga.
Tangisan korban memicu Kepala SDI Lowolabo Patrisiana Pada keluar dari dalam ruangan dan sempat melihat ke arah pintu gerbang sekolah. Mungkin karena kepergok, dua orang itu langsung menghentikan niat mereka. Kedua orang itu melanjutkan perjalanan, sepeda motor diarahkan menuju ke Maumere.
Peristiwa ini spontan menyebar luas begitu cepat melalui media sosial. Pelbagai spekulasi bermunculan, terutama dugaan percobaan penculikan. Masyarakat menjadi resah. Kepala SDI Lowolabo langsung menginformasikan peristiwa tersebut ke Polsek Paga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sedang dilakukan penyeledikan guna membuat terang peristiwa ini dan mengetahui motif para pelaku,” ungkap Ipda Leonardus Tunga.
Dia menambahkan pihak Polsek Paga meminta para orang tua meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap anak-anak mereka.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












