Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang, Kelompok Nelayan Garuda di Hewuli Sikka Budidaya Mutiara di Perairan Watuturan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 359 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kelompok Nelayan Garuda Vinsensius sedang menurunkan keranjang plastik bibit mutiara ke dalam laut, Senin (12/12)

Ketua Kelompok Nelayan Garuda Vinsensius sedang menurunkan keranjang plastik bibit mutiara ke dalam laut, Senin (12/12)

Maumere-SuaraSikka com: Sebuah langkah maju dilakukan petani mutiara di Kelurahan Hewuli Kabupaten Sikka. Kelompok Nelayan Garuda membangun kerja sama dengan PT Asa Mutiara, sebuah perusahaan milik warga Jepang, dalam usaha budidaya mutiara.

Aktivitas budidaya mutiara mulai berlangsung Senin (22/12). Para nelayan menanam ribuan bibit mutiara di perairan Pantai Watuturan. Kurang lebih 200 lembar rakitan keranjang plastik yang berisikan bibit mutiara ditanam di laut lepas, sekitar 100 meter dari pinggir pantai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaran keranjang plastik berisikan bibit mutiara siap ditanam di tengah laut

Pantauan media ini di Pantai Watuturan, Vinsensius selaku Ketua Kelompok Nelayan Garuda mengkoordinir anggota kelompok untuk sama-sama merakit secara rapi 200 lembar keranjang plastik. Bibit-bibit mutiara dilekatkan dalam semacam penampang yang diikatkan pada keranjang plastik.

Baca Juga :  Ikut Demo di Polres Sikka, Kakak Kandung Korban Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Tidak Wajar Adiknya di Rubit

Setelah pekerjaan tahap awal ini rampung, kemudian mereka membawa lembaran keranjang plastik ke tengah laut dengan menggunakan sebuah perahu motor berkekuatan 15 PK. Karena perahu motor berukuran kecil, sehingga mereka perlu beberapa kali untuk mengevakuasi 200 lembar keranjang plastik.

Seutas tali berukuran yang cukup panjang dibentangkan rapi memanjang di atas permukaan air laut. Lembaran-lembaran keranjang plastik berisikan bibit mutiara kemudian digantung pada tali tersebut. Pada bagian bawah lembaran keranjang plastik diikatkan dengan beberapa buah batu berukuran kecil, agar keranjang plastik terlihat seperti menggantung.

Baca Juga :  Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan

Para petani mutiara ini telah membuat 2 jalur tali untuk menanam bibit mutiara. Menurut rencana mereka berupaya membuat 10 jalur. Sehingga kurang lebih masih sekitar 500-600 keranjang plastik berisikan bibit mutiara yang rencananya akan ditanam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota
Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere
Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas
Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi
Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan
Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat
Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama
AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WITA

Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:35 WITA

AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere

Senin, 9 Maret 2026 - 18:28 WITA

Kasus Pembunuhan di Rubit, Kuasa Hukum Keluarga Korban Dorong Penyidik Pakai Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA