Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 148 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Lomba Free Fire dalam rangka HUT ke-79 Yapenthom

Peserta Lomba Free Fire dalam rangka HUT ke-79 Yapenthom

Maumere-SuaraSikka.com: Peringatan HUT ke-79 Yayasan Pendidikan Thomas (Yapenthom) dimeriahkan dengan berbagai lomba. Salah satu lomba yang memantik keseruan yakni Free Fire. Teriakan booyah menggelegar, nyaris memecah keseriusan para peserta, penonton, dan juri lomba.

Sebanyak 44 gamer ikut dalam game yang asyik ini. Mereka adalah peserta didik dari sekolah-sekolah asuhan Yapenthom, yaitu SMPK Yapenthom 1 Maumere, SMPK Yapenthom 2 Maumere, SMPK Santo Yohanes Nele, dan SMKS Yohanes 23 Maumere. Masing-masing sekolah mengirim 2 tim, kecuali SMKS Yohanes 23 yang mengirim 5 tim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lomba Free Fire ini untuk pertama kalinya digelar di lingkup Yapenthom. Panitia Pelaksana memilih Free Fire karena game yang satu ini memiliki nilai edukatif bagi peserta didik. Setidaknya terdapat dua hal positif dari Free Fire yakni melatih kemampuan komunikasi dan koordinasi bersama teman satu kelompok dalam menyusun strategi, dan mengasah ketangkasan berpikir dan mengambil keputusan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Suasana Lomba Free Fire dalam rangka HUT ke-79 Yayasan Pendidikan Thomas

“Ada banyak jenis perlombaan E-Sport, namun kami memilih Free Fire karena minat anak-anak kepada game ini sangat banyak,” demikian alasan Nina Leki, guru SMKS Yohanes 23 yang menjadi Juri Lomba Free Fire.

Baca Juga :  Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Lomba Free Fire dimainkan di Aula SMKS Yohanes 23, Rabu (29/7). Sebanyak 11 grup peserta terdiri dari 4 orang, duduk berkelompok di atas panggung aula. Semua mereka adalah pelajar laki-laki, seolah menggambarkan Free Fire identik dengan kaum pria. Rata-rata setiap grup menggunakan skuad dengan strategi umum yang biasa digunakan yakni 2 rusher, 1 shot caller, dan 1 support.

Juri Lomba Free Fire Panitia HUT Yapenthom mewajibkan peserta mengikuti 2 match. Dalam setiap match, peserta wajib memainkan 3 laga dan 3 peta. Mekanisme ini membuat permainan menjadi seru karena setiap pemain saling membunuh agar mendapat booyah.

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA