Jaksa Usut Aliran Uang Puskesmas Bola

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 Desember 2020 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Fahmi

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Fahmi

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Kejaksaan Negeri Maumere berencana mengusut aliran uang Proyek Pembangunan Puskesmas Bola.

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Fahmi menjelaskan hal itu untuk menanggapi pertanyaan sejumlah wartawan saat konperensi pers di Aula Kantor Kejari Maumere, Kamis (10/12).

“Sementara ini kami fokus dulu pada dugaan perbuatan melawan hukum. Soal aliran uang, tentu kami harus kumpulkan bukti-bukti pendukung,” jawab Fahmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun media ini, diduga kuat ada aliran uang dari pekerjaaan proyek bernilai miliaran rupiah ini ke kantong sejumlah orang.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say pernah menyitir di ruang rapat Badan Anggaran, di mana terjadi ijon pada Proyek Pembangunan Puskesmas Bola dan Puskesmas Waigete.

“Dugaannya ada sistem ijon pada 2 proyek puskesmas ini. Nominalnya disebutkan, diterima di mana, baku bagi di mana, ada kuitansi lagi,” ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra ini, Selasa (24/11) lalu.

Tim Kejari Maumere telah menahan 2 orang yang disangkakan melakukan perbuatan melawan hukum atas Proyek Pembangunan Puskesmas Bola. Dua
orang itu adalah DDK, Direktur CV CKI selaku kontraktor pelaksana, dan DB selaku Pejabat Pembuat Komitmen.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Proyek Pembangunan Puskesmas Bola senilai Rp 3.969.114.271,01. Dalam perkembangan proyek ini menuai persoalan menyusul pengaduan sejumlah buruh dan tukang terkait upah kerja yang belum dibayarkan.

Fahmi mengatakan penyelidikan dugaan perbuatan melawan hukum setelah jaksa mendapatkan laporan dari masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru